lenterakalimantan.com, TANJUNG – Pemkab Tabalong di era digitalisasi ini terus bertransformasi untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang profesional dan modern, salah satunya melalui digitalisasi pengelolaan keuangan desa.
Penerapan aplikasi Cash Management System Pemerintah Daerah (CMSP) oleh Bank Kalsel menjadi langkah nyata untuk mendorong akuntabilitas, transparansi, dan efektivitas pengelolaan keuangan desa.
Di kesempatan itu Bupati Tabalong, HbM Noor Rifani, membuka acara refresh ment penggunaan aplikasi CMSP oleh Bank Kalsel, di Balai Rakyat Dandung Suchrowardi, Pembataan, Rabu (2/7/2025).
Dalam proses transformasi digital pengelolaan keuangan, Bupati Tabalong, H M Noor Rifani menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bank Kalsel atas kolaborasi dan dukungannya selama ini dalam mendampingi pemerintah daerah, khususnya pemerintah desa.
Menurutnya, di era digital saat ini, pengelolaan keuangan desa tidak lagi cukup hanya mengandalkan metode manual, melainkan harus mengikuti perkembangan teknologi yang menjamin kecepatan, ketepatan, dan keamanan dalam transaksi serta pelaporan.
“Dengan dukungan Sistem Keuangan Desa (Siskeudes) dan CMSP, diharapkan keuangan desa akan lebih transparan,” ujarnya.
Bupati Rifani menerangkan, Siskeudes merupakan alat bantu dalam pengelolaan keuangan desa yang berbasis sistem informasi untuk memudahkan pemerintah desa dalam penatausahaan, pelaporan, perencanaan, serta pertanggungjawaban keuangan desa. Maka untuk itu, hal ini akan memperkuat pencegahan korupsi dan interkoneksi, sistem ini dapat dimanfaatkan untuk mencegah terjadinya potensi kerugian keuangan negara.
“Sedangkan CMSP Desa merupakan sebuah layanan yang digunakan untuk transaksi non-tunai pembelanjaan desa kepada rekanan.” katanya.
Bupati Rifani mengajak seluruh Sekretaris Desa dan Aparat Desa, khususnya Kaur Keuangan yang hadir, untuk mengikuti kegiatan ini secara serius, aktif, dan tuntas.
“Jadikan kesempatan ini untuk memperdalam pemahaman, bertanya jika ada hal yang belum dipahami, dan pastikan aplikasi CMSP benar-benar digunakan secara optimal di desa masing-masing,” tegasnya.
Editor: Rian


