lenterakalimantan.com, BARITO TIMUR – Komitmen Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran dalam menjaga kelestarian lingkungan kembali diwujudkan lewat aksi nyata. Ribuan benih ikan dilepasliarkan ke Sungai Serapat, Desa Serapat, Kabupaten Barito Timur, Selasa, 5 Agustus 2025, dalam rangkaian kegiatan restocking yang digagas Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah.
Sebanyak 10.000 ekor benih ikan, terdiri atas 3.500 ekor betok, 1.500 ekor lele, dan 5.000 ekor nila, ditebar sebagai bagian dari upaya memulihkan populasi ikan air tawar di wilayah tersebut. Restocking ini menjadi strategi penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem sekaligus memperkuat ketahanan pangan masyarakat lokal.
Penebaran benih dilakukan secara simbolis oleh sejumlah pejabat daerah, di antaranya Bupati Barito Timur M. Yamin, Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah Leonard S. Ampung, Staf Ahli Bidang Ekonomi Yuas Elko, Asisten Ekbang Herson B. Aden, Sekretaris DPRD Provinsi Pajarudinoor, hingga Kepala Dislutkan Barito Timur. Kegiatan tersebut juga disaksikan langsung oleh warga dan jajaran pimpinan daerah.
Baca juga : Hari Jadi ke-23 Barito Timur, Gubernur Agustiar Harapkan Pembangunan Harus Merata
Leonard S. Ampung mengatakan, restocking tidak hanya menyentuh aspek lingkungan, tapi juga berdampak langsung pada penguatan ekonomi nelayan di Barito Timur.
“Melalui restocking atau pelepasliaran benih ikan lele dan ikan nila pada hari ini di Sungai Serapat, Desa Serapat Kabupaten Barito Timur diharapkan akan memberikan dampak positif bagi pelaku usaha perikanan tangkap atau nelayan yang bergantung pada sektor perikanan, sehingga akan memberikan peningkatan kesejahteraan bagi nelayan beserta keluarganya dan ketahanan pangan di Provinsi Kalimantan Tengah,” ujar Leonard.
Kegiatan ini dilaksanakan oleh Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislutkan) Provinsi Kalimantan Tengah, yang menyediakan seluruh benih ikan. Kepala Dislutkan, Sri Widanarni, menyebut bahwa kegiatan restocking merupakan wujud nyata kehadiran pemerintah dalam merespons kebutuhan masyarakat pesisir dan perairan umum.
“Kegiatan restocking ini dapat terlaksana karena komitmen Gubernur Kalimantan Tengah Bapak H. Agustiar Sabran dalam menjaga keberlanjutan populasi ikan, dan juga menjadi bagian penting dalam mendukung ketahanan pangan, peningkatan ekonomi masyarakat, dan pelestarian kearifan lokal di Kalimantan Tengah,” ungkap Sri.
Dukungan terhadap program ini juga datang langsung dari Gubernur Agustiar Sabran. Dalam pernyataannya, ia menegaskan bahwa program tersebut merupakan bagian dari implementasi visi dan misi pembangunan Kalimantan Tengah melalui program Huma Betang.
“Ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terlaksananya kegiatan restocking benih ikan lokal, dan kembali menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dan Pemerintah Daerah Barito Timur terus berkomitmen memberikan dukungan dilaksanakannya kegiatan restocking untuk memberikan dampak langsung kepada masyarakat Kalimantan Tengah, serta mengajak seluruh elemen masyarakat untuk melakukan pengawasan sumber daya perikanan bersama-sama untuk kesejahteraan masyarakat Kalimantan Tengah,” tutup Agustiar.
Dengan program ini, pemerintah berharap pemanfaatan sumber daya alam berbasis kearifan lokal bisa mendukung terwujudnya Kalteng Berkah, Kalteng Maju, dan Kalteng Bermartabat, menyongsong Indonesia Emas 2045.
Editor : DAD


