lenterakalimantan.com, MARABAHAN – Mahasiswa KKN Kelompok 5 Ilmu Komunikasi FISIP ULM bekerja sama dengan Ibu-ibu PKK Desa Tamban Sari Baru mengadakan pelatihan pengolahan sampah plastik dan pembuatan pestisida nabati di Balai Desa Tamban Sari Baru. (9/8/25)
Aulia menjelaskan, “Daripada kulit bawang dibuang atau dibakar, lebih baik diolah menjadi pestisida yang bisa membantu mengendalikan hama dan mengurangi sampah rumah tangga.”
Ia juga memaparkan cara membuat pestisida dari kulit bawang dan daun pepaya dengan bawang putih secara detail.
Baca juga : FPTI Kalsel Bersama KHSC Adakan Lomba Panjat Tebing, Dispora Kalsel Turut Mendukung
Normala Hayati menambahkan, “Sangat disayangkan jika plastik bekas deterjen dibuang begitu saja, padahal bisa diolah menjadi tas belanja yang bermanfaat.”
Para ibu PKK antusias mengikuti pelatihan pembuatan kerajinan tangan dari plastik bekas tersebut.
Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pengelolaan sampah dan pemanfaatan limbah rumah tangga menjadi produk yang berguna, sekaligus mendukung pelestarian lingkungan di Desa Tamban Sari Baru.
Kegiatan ditutup dengan foto bersama dan harapan agar pelatihan ini dapat membantu masyarakat mengurangi sampah serta menjaga lingkungan.
Editor : CAN


