lenterakalimantan.com, MARTAPURA – Pekerjaan rekonstruksi Jalan Sekumpul, Kabupaten Banjar jadi sorotan, pasalnya beberapa pekerja proyek sibuk memasang box culvert tanpa alat pelindung diri (APD) sama sekali.
Tak terlihat ada helm proyek, sepatu safety dan rompi keselamatan. Bahkan hanya ada yang mengenakan sandal.
Padahal aturan K3 (keselamatan dan kesehatan kerja) mewajibkan penyedia jasa menyiapkan rencana keselamatan dan kesehatan kerja kontrak (RK3K). Dokumen ini sangat penting guna melindungi pekerja, mencegah kecelakaan, dan menjaga kualitas proyek agar tidak menjadi masalah hukum atau teknis.
Menanggapi temuan ini, Kabid Bina Marga Dinas PUPRP Banjar, Jimmy, mengatakan bakal langsung menegur kontraktor.
“Pihak penyedia akan kita ingatkan agar segera melengkapi seluruh safety pekerja di lapangan,” ujarnya melalui pesan WhatsApp.
Dari data LPSE Pemkab Banjar, proyek rekonstruksi Jalan Sekumpul yang nilainya Rp 14,4 miliar ini dibiayai APBD 2025, dengan pelaksana CV Sateja Wiguna Sejahtera yang beralamat di Jalan Markisa, Kelurahan Mentaos, Banjarbaru.
Editor: Rian


