lenterakalimantan.com, BANJARMASIN – Kemah Karya Bhakti Wisata Karang Taruna (KKBWKT) ke-36 resmi ditutup pada Minggu (19/10/2025) di Lapangan Lingkar Selatan, Banjarmasin. Ribuan pemuda dari 13 kabupaten/kota se-Kalimantan Selatan turut meramaikan kegiatan tahunan ini.
Acara penutupan dihadiri Asisten I Bidang Pemerintahan Setdako Banjarmasin, Machli Riady, yang menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta dan panitia. Ia menyebut kegiatan ini bukan sekadar ajang kemah, tetapi momentum memperkuat kolaborasi dan semangat sosial pemuda.
“Karang Taruna adalah kekuatan sosial di masyarakat. Dari sini lahir pemuda yang kreatif, peduli, dan tangguh. Semoga semangat kebersamaan ini jadi inspirasi bersama,” ujar Machli.
Tahun ini, KKBWKT mencatat rekor peserta terbanyak sepanjang sejarah penyelenggaraan, yakni 3.165 orang. Selama empat hari, peserta mengikuti berbagai lomba keterampilan, kreativitas, hingga wirausaha muda.
Hasilnya, Kabupaten Balangan berhasil menjadi Juara Umum KKBWKT ke-36, setelah mendominasi beberapa kategori. Seperti Karnaval, Menyanyi, Memasak, Fashion Show, dan Video Konten. Posisi Juara 2 diraih Hulu Sungai Selatan (HSS) dan Juara 3 Banjarmasin.
Ketua Karang Taruna Kalsel, Tri Hayat, menyampaikan apresiasi atas semangat peserta. “Kita tidak hanya berkompetisi, tetapi juga belajar bersinergi membangun daerah,” katanya.
Ia juga mengumumkan Kabupaten Tanah Laut sebagai tuan rumah KKBWKT ke-37 pada 2026.
Berikut daftar pemenang utama KKBWKT ke-36:
- Karnaval: Balangan
- Paduan Suara Mars: Tapin
- Menyanyi: Balangan
- Pentas Seni: HSS
- Fashion Show: Balangan
- Musik Jalanan: HSS
- Bakiak: Banjarmasin
- Video Konten: Balangan
- Stand Usaha: HSS
- Profil Karang Taruna: Banjarmasin
- Kebersihan Kemah: HSS
- Kaligrafi: Balangan
- Juara Favorit: Banjarbaru
Sementara itu, Ketua Pelaksana, Fajeri, mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat.
“Kami bangga bisa menjadi bagian dari sejarah Karang Taruna yang memperkuat persaudaraan lintas daerah,” ujarnya.
Dengan berakhirnya kegiatan ini, Banjarmasin sukses mencatat sejarah sebagai tuan rumah pelaksanaan KKBWKT terbesar, sekaligus membuka jalan bagi penguatan peran pemuda dalam pembangunan daerah.
Editor: Rizki


