lenterakalimantan.com, MUARA TEWEH – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Tengah meminta PT Pertamina untuk segera mempercepat pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) ke Kabupaten Barito Utara menyusul kelangkaan yang sempat memicu antrean panjang di sejumlah SPBU.
Permintaan ini disampaikan oleh Wakil Ketua II DPRD Kalteng, Muhammad Ansyari, dari Partai Gerindra. Ia menjelaskan keterlambatan pasokan terjadi akibat hambatan pengiriman kapal tanker minyak menuju Banjarmasin sebagai pusat distribusi sebelum disalurkan ke wilayah pedalaman Kalteng, termasuk Barito Utara.
“Memang ada keterlambatan pengiriman kapal tanker yang mengangkut minyak ke Banjarmasin. Namun saat ini kondisi sudah mulai berjalan normal dan sedang dilakukan upaya percepatan pengiriman ke Barito Utara,” ujar Ansyari saat berkunjung ke Muara Teweh, Kamis (4/12/2025).
Menurutnya, ketersediaan BBM di depot sebenarnya sudah ada, meski masih dalam tahap penyaluran bertahap. Setiap jenis BBM seperti Pertalite dan Pertamax telah mendapat alokasi awal sekitar delapan unit mobil tangki, yang dalam satu hingga dua hari ke depan akan ditingkatkan menjadi dua kali lipat.
Ansyari menekankan agar pendistribusian BBM dilakukan merata ke seluruh SPBU untuk mengurai antrean panjang di Muara Teweh dan sekitarnya.
Selain itu, ia meminta Pemerintah Kabupaten Barito Utara, khususnya Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagrin), aktif melakukan pengawasan terhadap penyaluran BBM di lapangan agar tidak terjadi penyalahgunaan distribusi.
Dengan langkah percepatan pasokan ini, DPRD Kalteng berharap kelangkaan BBM di Barito Utara segera teratasi, sehingga aktivitas masyarakat kembali berjalan normal tanpa terganggu antrean panjang maupun lonjakan harga di tingkat pengecer.
Editor : Tim Redaksi












