lenterakalimantan.com, PARINGIN – Banjir akibat luapan air sungai kembali melanda Kabupaten Balangan, Selasa (16/12/2025). Curah hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah hulu dan pegunungan menyebabkan air sungai meluap, merendam permukiman warga serta sejumlah fasilitas umum di tiga kecamatan, yakni Juai, Awayan, dan Tebing Tinggi.
Berdasarkan laporan resmi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Balangan, banjir menggenangi rumah warga dan ruas jalan dengan ketinggian air bervariasi, antara 10 hingga 50 sentimeter. Meski berdampak cukup luas, BPBD memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa tersebut.
Juai Jadi Wilayah Terdampak Terparah
Dari hasil pendataan sementara, Kecamatan Juai menjadi wilayah terdampak paling signifikan. Banjir menerjang Desa Pamurus RT 01, mengakibatkan 11 rumah terendam. Sebanyak 11 Kepala Keluarga (KK) dengan total 33 jiwa terdampak langsung akibat luapan air sungai.
Selain merendam rumah warga, banjir juga menggenangi jalan raya sepanjang kurang lebih 50 meter dengan kedalaman air mencapai 10 hingga 30 sentimeter, sehingga sempat mengganggu aktivitas dan mobilitas masyarakat setempat.
Kecamatan Awayan: Permukiman dan Akses Jalan Ikut Tergenang
Di Kecamatan Awayan, banjir melanda Desa Juuh RT 03. BPBD mencatat sebanyak 7 KK atau 19 jiwa terdampak akibat genangan air yang masuk ke kawasan permukiman warga. Jalan raya di desa tersebut juga tergenang air sepanjang sekitar 50 meter.
Sementara itu, Desa Campan turut terdampak banjir, meskipun tidak merendam rumah warga. Genangan air dilaporkan menggenangi fasilitas umum berupa jalan sepanjang kurang lebih 150 meter, yang berpotensi menghambat aktivitas transportasi warga.
BPBD Imbau Warga Tetap Waspada
Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Balangan, Rahmi, mengatakan bahwa kondisi debit air sungai saat ini mulai menunjukkan tren penurunan. Namun, pihaknya tetap mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir susulan.
“Debit air memang mulai turun, tetapi jika hujan kembali turun dengan intensitas tinggi di wilayah pegunungan dan hulu sungai, tidak menutup kemungkinan air akan kembali meluap,” ujar Rahmi.
Tim Gabungan Siaga di Lokasi
Sebagai langkah cepat penanganan, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Balangan bersama unsur terkait telah diterjunkan ke lokasi terdampak. Tim melakukan pemantauan kondisi lapangan, pendataan rumah, kepala keluarga, serta jumlah jiwa yang terdampak banjir.
Personel yang terpantau siaga di lapangan di antaranya TRC BPBD Kecamatan Juai, TRC BPBD Kecamatan Tebing Tinggi, Koramil Kecamatan Juai, serta petugas Trantib Kecamatan Juai.
BPBD Balangan terus melakukan koordinasi lintas sektor dan pemantauan intensif guna mengantisipasi perkembangan situasi serta kemungkinan terjadinya banjir susulan, sembari mengimbau warga di bantaran sungai untuk tetap waspada dan mengikuti arahan petugas.
Editor: Rizki


