lenterakalimantan.com, BANJARMASIN – Jurnalis TVRI, Dina Qomariah, kembali dipercaya menakhodai Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Pengurus Daerah Kalimantan Selatan untuk periode 2025–2029.
Dina terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Daerah (Musda) ke-V IJTI Kalsel yang digelar di salah satu hotel di Banjarmasin, Sabtu (13/12/2025). Dari total 23 peserta Musda yang hadir, mayoritas menyatakan dukungan penuh kepada Dina untuk kembali memimpin organisasi profesi jurnalis televisi tersebut.
Dua nama yang sempat diusulkan sebagai bakal calon ketua, yakni Latif Thohir dan M Rasyidi, secara terbuka menyatakan mundur. Dengan demikian, mekanisme pemilihan lanjutan tidak dilaksanakan.
Dalam sambutannya sebelum pemilihan, Dina menegaskan Musda dan Rapat Kerja (Raker) IJTI Kalsel digelar secara sederhana, namun tetap mengedepankan suasana kekeluargaan dan kebersamaan. Ia juga menyinggung perjalanan kepengurusan IJTI Kalsel selama empat tahun terakhir yang dijalankan dengan keterbatasan anggaran.
“Selama ini kami berkegiatan secara swadaya, dibantu kemitraan dan usaha organisasi. Meski terbatas, alhamdulillah kegiatan tetap berjalan,” ujarnya.
Dina memaparkan sejumlah kegiatan sosial dan peningkatan kapasitas yang rutin dilakukan IJTI Kalsel, seperti pembagian daging kurban, berbagi takjil Ramadan, bantuan bagi pasien rumah sakit, kegiatan sunatan massal, diskusi jurnalistik, hingga keikutsertaan anggota dalam Uji Kompetensi Jurnalis (UKJ).
Ia berharap melalui Musda kali ini lahir regenerasi kepengurusan yang mampu membawa IJTI Kalsel semakin berkontribusi bagi daerah.
“Organisasi ini bukan untuk mencari keuntungan, tetapi bagaimana kita sebagai jurnalis bisa mencerdaskan masyarakat dan berkontribusi bagi pembangunan daerah,” tegas Dina.
Usai terpilih, Dina langsung membentuk kepengurusan baru. Ia menunjuk Latif Thohir sebagai Wakil Ketua, M Rasyidi sebagai Sekretaris, Elsa Pratiwi sebagai Wakil Sekretaris, serta Andi Muhammad Haswar sebagai Bendahara.
Selain pengurus inti, Musda juga menyepakati pembentukan sejumlah bidang organisasi yang diisi oleh seluruh anggota, termasuk yang berdomisili di daerah.
“Saya berharap pengurus baru ini bisa bekerja sesuai harapan bersama,” tambahnya.
Musda V IJTI Kalsel turut dihadiri Anggota Komisioner KPID Kalsel, Nanik Hayati, serta puluhan jurnalis televisi dari berbagai media di Kalimantan Selatan. Acara juga dirangkai dengan Rapat Kerja untuk menyusun program prioritas periode 2025–2029.
Musda secara resmi dibuka oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kalimantan Selatan yang diwakili Kepala Seksi Kemitraan dan Hubungan Media, Erlinda Puspita Ningrum.
Dalam sambutannya, Erlinda menyampaikan apresiasi atas kemitraan yang terjalin antara pemerintah daerah dan IJTI Kalsel. Ia berharap ke depan kolaborasi tersebut dapat diperkuat, khususnya dalam menyosialisasikan program pemerintah kepada masyarakat.
Dua isu strategis yang diharapkan dapat dikolaborasikan bersama IJTI Kalsel yakni Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi serta perlindungan anak di ruang digital.
“Kami berharap IJTI bisa menjadi mitra strategis dalam menyosialisasikan perlindungan data pribadi dan perlindungan anak di ruang digital. Ini penting di tengah pesatnya transformasi teknologi saat ini,” ujar Erlinda.


