lenterakalimantan.com, KUALA KAPUAS – Pemerintah Kabupaten Kapuas berencana menata kembali aktivitas perdagangan di kawasan Pasar Jalan Mawar menyusul masih ditemukannya pelanggaran ketertiban umum dan penyalahgunaan fasilitas publik di area tersebut.
Langkah tersebut dibahas dalam Rapat Koordinasi Penertiban Pedagang Pasar Jalan Mawar yang dipimpin Sekretaris Daerah Kabupaten Kapuas, Usis I. Sangkai, di Ruang Rapat Sekda Kapuas, Rabu (3/6/2026).
Rapat dihadiri Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kapuas Kusmiatie, Kepala Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi dan UKM (DPPKUKM) Apendi, Kepala Dinas Perhubungan Teras, serta sejumlah perangkat daerah terkait.
Dalam rapat tersebut, Kepala DPPKUKM Kapuas, Apendi, melaporkan masih banyak pedagang yang berjualan di bahu dan pinggir Jalan Mawar maupun Jalan Anggrek. Kondisi itu dinilai menjadi salah satu penyebab kemacetan lalu lintas, meskipun pemerintah daerah telah menyediakan 13 kios kosong di Pasar Blok R.A dan Blok R.B serta sejumlah lapak ikan yang belum terisi.
Selain persoalan pedagang, Dinas Perhubungan juga menemukan dugaan penyalahgunaan lahan parkir publik. Sejumlah area parkir diduga dimanfaatkan oleh oknum tertentu untuk disewakan kepada pedagang dengan tarif bervariasi, mulai Rp400 ribu per hari hingga Rp1 juta per bulan.
Menanggapi hal tersebut, Sekda Kapuas, Usis I. Sangkai, meminta instansi terkait segera menyusun langkah penanganan yang komprehensif dan berkelanjutan agar permasalahan tidak kembali muncul setelah dilakukan penertiban.
“Saya instruksikan kepada dinas terkait untuk melakukan studi kaji tiru ke daerah yang dinilai berhasil menata kawasan pasar tradisional, seperti Kota Palangka Raya atau Kota Banjarmasin, sehingga dapat menjadi referensi dalam penataan pasar di Kabupaten Kapuas,” ujar Usis.
Sebagai tindak lanjut, Pemerintah Kabupaten Kapuas juga mempertimbangkan penerapan pengaturan jam operasional pedagang serta optimalisasi penggunaan fasilitas pasar yang telah tersedia guna mengembalikan fungsi ruang publik dan menciptakan kawasan pasar yang lebih tertib.
Editor : Tim Redaksi


