lenterakalimantan.com, BANJARMASIN – Kebijakan pengelolaan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) di Kota Banjarmasin memasuki fase baru melalui penerapan opsen PKB dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB). Skema ini dinilai memberikan ruang fiskal yang lebih pasti dan cepat bagi pemerintah kota dalam membiayai pembangunan daerah.
Hal tersebut disampaikan dalam apel gabungan sekaligus penyerahan hasil cost sharing opsen PKB dan BBNKB yang digelar di halaman Kantor Badan Pengelolaan Keuangan, Pendapatan, dan Aset Daerah (BPKPAD) Kota Banjarmasin, Selasa (30/12/2025).
Sekretaris Daerah Kota Banjarmasin, Ikhsan Budiman, yang mewakili Wali Kota Banjarmasin, H Muhammad Yamin HR, menjelaskan bahwa penerapan opsen merupakan konsekuensi dari berlakunya Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah (HKPD).
“Opsen PKB dan BBNKB bukanlah pajak baru bagi masyarakat. Ini merupakan perubahan mekanisme pencatatan, dari sebelumnya melalui skema bagi hasil menjadi langsung tercatat sebagai Pendapatan Asli Daerah (PAD) kabupaten dan kota,” ujar Ikhsan.
Menurutnya, penerapan opsen memberikan dua manfaat strategis bagi Kota Banjarmasin, yakni kepastian pendapatan karena dana masuk lebih cepat ke kas daerah, serta meningkatnya kemandirian fiskal dalam pembiayaan program pembangunan.
“Dengan pendapatan yang lebih pasti, pemerintah daerah dapat mempercepat pembangunan, mulai dari infrastruktur jalan, peningkatan kualitas pendidikan, hingga layanan kesehatan masyarakat,” katanya.
Meski demikian, Ikhsan menegaskan bahwa optimalisasi potensi tersebut membutuhkan sinergi lintas sektor, khususnya antara Pemerintah Kota Banjarmasin, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, Kepolisian, serta Jasa Raharja melalui sistem Samsat.
Sinergi tersebut difokuskan pada pemutakhiran dan integrasi data kendaraan bermotor, peningkatan dan perluasan layanan pembayaran pajak, serta sosialisasi yang berkelanjutan kepada masyarakat.
“Masyarakat perlu memahami bahwa pajak kendaraan yang dibayarkan kini secara langsung berkontribusi pada pembangunan di Kota Banjarmasin,” jelasnya.












