lenterakalimantan.com, TANJUNG – Rehab Aula dan ruangan sekretariat Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tabalong, Rampung dikerjakan.
Pada bangunan belakang yang direhab terdapat fasilitas aula, perpustakaan, ruang kerja staf sekretariat hingga ruangan podcast pada bangunan dua lantai.
Rehab kantor ini ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Bupati Tabalong, H Muhammad Noor Rifani dan pemotongan pita oleh Ketua KPU Kalimantan Selatan, Andi Tenri Sompa dan Ketua KPU Tabalong, Ardiansyah, Senin (26/01/2026).
Dalam sambutannya, sosok yang akrab disapa Haji Fani ini menyampaikan ucapan selamat atas diresmikannya gedung kantor KPU Tabalong.
“Tentu ini merupakan capaian penting dan menjadi semangat baru bagi KPU dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya,” ucapnya.
Menurutnya, kantor ini bukan hanya sekedar bangun, namun juga menjadi simbol kesiapan dan komitmen KPU dalam memberikan pelayanan yang semakin baik kepada masyarakat.
Selain itu, KPU juga mampu mendukung terwujudnya penyelenggaraan pemilu yang jujur, adil, transparan dan akuntabel serta peran yang sangat strategis dalam menjaga kualitas demokrasi di daerah.
“Oleh karena itu, sinergi yang selama ini sudah terjalin antara KPU, Bawaslu, Forkopimda dan seluruh pemangku kepentingan lainnya perlu terus kita jaga dan perkuat lagi kedepannya,” ujarnya.
Bupati pun berharap, dengan adanya fasilitas yang lebih layak dan representatif ini, KPU Tabalong ke depan akan semakin optimal, profesional dan berintegritas.
Sementara itu, Ketua KPU Tabalong, Ardiansyah mengatakan, rehab gedung KPU di belakang ini yang sebelumnya hanya satu tingkat dengan kondisi aula yang sangat kecil.
“Alhamdulillah, kurang lebih dua bulan, di akhir tahun sudah selesai, sudah rampung dan hari ini bisa melaksanakan peresmian dan syukuran,” katanya.
Ia juga mengungkapkan, renovasi kantor KPU ini tidak hanya aula, namun juga ada ruang kerja staf sekretariat dan perpustakaan.
Keberadaan fasilitas ini, dapat memaksimalkan tenaga kesekretariatan atau Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) yang saat ini sudah mempunyai ruangan kerja yang representatif.
“Adanya bantuan renovasi ini, ada ruangan perpustakaan JDIH (Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum), ruang podcast, sehingga masyarakat yang berkunjung untuk mengetahui terkait kepemiluan sudah disiapkan ruangannya,” ungkapnya.
Editor: Can












