lenterakalimantan.com, PELAIHARI – Pemerintah Kabupaten Tanah Laut (Pemkab Tala) melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) terus melakukan penanganan terhadap banjir rob dan genangan air yang melanda sejumlah wilayah dalam beberapa waktu terakhir. Langkah konkret dilakukan dengan menyiagakan dapur umum, layanan kesehatan, serta personel siaga 24 jam di wilayah terdampak.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pelaksana BPBD Tanah Laut, Aspi, menjelaskan bahwa banjir rob terjadi akibat tingginya pasang air laut, sementara genangan dipicu oleh intensitas curah hujan yang cukup tinggi. Kondisi tersebut diperparah saat pasang laut terjadi bersamaan dengan hujan, sehingga menyebabkan air meluap ke permukiman warga.
“Banjir rob terjadi di Kecamatan Kurau dan Bumi Makmur, sedangkan banjir genangan terjadi di Kecamatan Tambang Ulang dan Bati-Bati,” ujar Aspi, Jumat (02/01/2026).
Ia merinci, wilayah terdampak banjir rob di Kecamatan Kurau meliputi Desa Kali Besar dan Handil Negara, sementara di Kecamatan Bumi Makmur terjadi di Desa Handil Birayang Bawah RT 01. Adapun genangan dilaporkan terjadi di Desa Benua Raya, sebagian Desa Pandahan, Desa Ujung di Kecamatan Bati-Bati, serta Desa Gunung Raja dan Sungai Pinang di Kecamatan Tambang Ulang.
Meski demikian, Aspi memastikan kondisi banjir saat ini masih dalam batas aman dan terkendali. Hingga kini, belum ada warga yang mengungsi dan masyarakat masih bertahan di rumah masing-masing.
“Dibandingkan tahun sebelumnya, kondisi kali ini relatif lebih aman. Banjir rob di Kurau sudah terjadi sekitar dua minggu dan memang kerap terjadi setiap akhir dan awal tahun, ditambah curah hujan yang tinggi,” jelasnya.
Koordinasi Lintas Sektor untuk Tangani Banjir dan Genangan
Sebagai bentuk penanganan, Pemkab Tala terus melakukan koordinasi lintas instansi. Pemerintah daerah telah menyiapkan layanan kesehatan di sejumlah titik untuk memastikan kondisi kesehatan masyarakat terdampak tetap terpantau dan mencegah timbulnya penyakit pascabanjir.
Selain itu, distribusi air bersih juga dilakukan oleh Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Tanah Laut. BPBD Tala turut menempatkan personel untuk piket selama 24 jam di Kantor Kecamatan Kurau dan Kecamatan Bati-Bati guna mengantisipasi permintaan bantuan dari masyarakat.
Dalam pemenuhan kebutuhan pangan, Dinas Sosial Tanah Laut bersama Palang Merah Indonesia (PMI) menyiapkan dapur umum bagi warga terdampak banjir. Makanan siap saji didistribusikan langsung ke rumah warga di Desa Handil Birayang Bawah, Kurau Utara, serta sebagian wilayah Benua Raya.
“Untuk wilayah yang terdampak paling parah, distribusi makanan dilakukan oleh Dinas Sosial dan PMI. Sementara untuk wilayah Kurau, pendistribusian makanan juga dibantu oleh Polres Tanah Laut,” pungkas Aspi.
Editor: Rizki


