lenterakalimantan.com, BANJARMASIN – Menjelang bulan suci Ramadan, Badan Kerjasama Organisasi Wanita (BKOW) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Selatan (Kalsel) menggelar Pasar Rakyat di halaman Kantor Gubernur Kalimantan Selatan, Banjarmasin, Sabtu (14/2/2026).
Kegiatan ini bertujuan membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau sekaligus menekan laju inflasi menjelang peningkatan kebutuhan rumah tangga selama Ramadan.
Dalam kegiatan tersebut, Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Selatan turut ambil bagian dengan menyediakan ikan kembung seharga Rp10.000 per paket. Ikan yang dijual merupakan hasil tangkapan nelayan lokal dan dinyatakan layak konsumsi.
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalsel, Rusdi Hartono, mengatakan partisipasi instansinya merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam menjaga ketersediaan pangan bergizi, khususnya sumber protein hewani.
“Menjelang Ramadan biasanya kebutuhan masyarakat meningkat, termasuk kebutuhan pangan bergizi seperti ikan. Melalui Pasar Rakyat ini, kami ingin memastikan masyarakat tetap dapat memperoleh ikan dengan harga terjangkau sekaligus membantu nelayan lokal dalam memasarkan hasil tangkapannya,” ujarnya.
Ia menambahkan, ikan kembung dipilih karena mudah diolah, memiliki kandungan gizi tinggi, dan menjadi salah satu jenis ikan yang banyak dikonsumsi masyarakat Kalimantan Selatan.
“Kami berharap kegiatan ini dapat dilakukan secara berkelanjutan. Selain meringankan beban masyarakat, ini juga menjadi upaya mengajak masyarakat gemar makan ikan demi meningkatkan gizi keluarga,” katanya.
Pasar Rakyat tersebut disambut antusias warga. Sejak pagi, masyarakat memadati lokasi untuk membeli berbagai kebutuhan pokok dengan harga lebih rendah dibandingkan harga pasar. Selain ikan, tersedia sejumlah komoditas lain hasil kolaborasi instansi pemerintah dan organisasi perempuan di daerah itu.
Kegiatan ini diharapkan dapat menjaga stabilitas harga pangan, memperkuat ketahanan pangan daerah, serta mempererat sinergi antara pemerintah daerah, organisasi kemasyarakatan, dan masyarakat menjelang Ramadan.
Editor : Tim Redaksi


