lenterakalimantan.com, JAKARTA – Riyan Saputra, seorang model kelahiran Jakarta, menginisiasi kelas bahasa Jepang gratis yang dapat diikuti secara daring oleh masyarakat umum tanpa batasan usia. Program ini dibuka sebagai bentuk kepedulian Riyan terhadap mahalnya biaya pendidikan bahasa asing, khususnya bahasa Jepang, yang selama ini kerap menjadi kendala bagi banyak calon siswa berprestasi untuk mengembangkan kemampuan dan daya saing mereka.
Riyan menuturkan, gagasan membuka kelas gratis tersebut berawal dari pengalaman pribadinya saat menempuh pendidikan di lembaga khusus bahasa Jepang. Saat itu, ia harus mengeluarkan biaya pendidikan yang cukup besar, yakni mencapai Rp12 juta per semester atau sekitar enam bulan, di luar biaya tambahan seperti buku pembelajaran dan transportasi.
Menurutnya, kondisi tersebut membuat tidak sedikit siswa yang sebenarnya memiliki kemampuan akademik dan motivasi belajar tinggi terpaksa menghentikan pendidikannya karena keterbatasan finansial.
“Banyak teman-teman saya yang sebenarnya pintar dan punya semangat belajar tinggi, tetapi harus berhenti di tengah jalan karena biaya yang mahal. Dari pengalaman itu, saya tergerak untuk membuka kelas bahasa Jepang gratis sebagai modal awal bagi siapa pun yang ingin menambah keterampilan dan memperluas peluang kerja,” ujar Riyan.
Kelas bahasa Jepang gratis ini dijadwalkan mulai dilaksanakan pada 14 Februari 2026 dan akan berlangsung secara rutin setiap hari Sabtu pukul 19.00 hingga 20.00 WIB. Seluruh kegiatan pembelajaran dilakukan secara online sehingga dapat diakses oleh peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Informasi kelas serta materi pembelajaran akan dibagikan melalui grup WhatsApp yang disiapkan khusus untuk peserta.
Bagi masyarakat yang berminat mengikuti kelas ini, pendaftaran dapat dilakukan melalui tautan berikut:
https://bit.ly/BahasaJepangWithRiyanSaputra
Dalam program ini, Riyan akan berperan langsung sebagai pengajar utama. Pada pertemuan perdana, ia berencana memperkenalkan dasar-dasar bahasa Jepang, khususnya huruf hiragana, Katakana hingga Kanji serta memberikan gambaran mengenai manfaat penguasaan bahasa Jepang dalam menunjang karier, baik di dalam negeri maupun di kancah internasional.
“Di kelas pertama nanti, saya akan memperkenalkan hiragana sebagai dasar bahasa Jepang. Selain itu, saya juga akan menjelaskan bagaimana kemampuan bahasa Jepang dapat membuka peluang kerja, termasuk kesempatan berkarier di luar negeri,” jelasnya.
Lebih lanjut, Riyan menyampaikan bahwa program ini tidak menutup kemungkinan untuk dikembangkan ke kelas gratis lainnya. Ia mengungkapkan, apabila antusiasme dan partisipasi masyarakat terhadap kelas bahasa Jepang ini tinggi, dirinya berencana membuka kelas bahasa Inggris gratis secara online dengan konsep serupa.
“Saya berniat membuka kelas lainnya yaitu bahasa Inggris gratis, saat ini saya masih melihat minat masyarakat dari kelas bahasa Jepang ini. Jika feedback-nya positif dan peminatnya banyak, saya siap membuka kelas bahasa Inggris gratis dan akan saya ajar langsung,” tuturnya.
Riyan secara khusus mengajak masyarakat yang memiliki keterbatasan biaya namun memiliki keinginan kuat untuk meningkatkan keterampilan dan bekerja di luar negeri agar tidak ragu untuk mengikuti program ini. Ia menegaskan bahwa seluruh rangkaian kelas yang diselenggarakannya bersifat gratis tanpa dipungut biaya apa pun.
“Saya ingin ilmu yang saya miliki bisa bermanfaat dan memberikan dampak langsung bagi masyarakat. Semoga kelas ini dapat membantu lebih banyak orang untuk mengembangkan diri dan meraih masa depan yang lebih baik,” pungkas Riyan.
Editor : Tim Redaksi


