lenterakalimantan.com, BOGOR – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur menegaskan kesiapannya untuk menindaklanjuti seluruh arahan Presiden RI Prabowo Subianto, khususnya terkait penguatan tata kelola pemerintahan dan pembangunan daerah.
Komitmen tersebut disampaikan Gubernur Kalimantan Timur H Rudy Mas’ud bersama Wakil Gubernur H Seno Aji usai menghadiri Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Daerah yang digelar di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2/2026).
Gubernur yang akrab disapa Harum itu menegaskan, Pemprov Kaltim siap mendukung dan menjalankan setiap taklimat Presiden demi mewujudkan pemerintahan yang bersih serta pembangunan daerah yang berkelanjutan.
“Pada prinsipnya, kami siap mendukung dan melaksanakan seluruh arahan Bapak Presiden,” ujarnya.
Salah satu penekanan Presiden Prabowo dalam Rakornas tersebut adalah penguatan pengawasan pengelolaan sumber daya alam (SDA), termasuk upaya pencegahan kebocoran serta praktik capital flight atau pelarian modal ke luar negeri.
Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji mengungkapkan, hingga saat ini masih ditemukan sejumlah pengusaha yang membawa keuntungan usahanya ke luar negeri, sehingga berpotensi merugikan daerah maupun negara.
“Masih ada pengusaha yang membawa modalnya ke luar negeri, dan ini jelas merugikan kita semua,” tegasnya.
Selain itu, Presiden juga menyoroti praktik penjualan SDA di bawah harga pasar atau under pricing, terutama pada komoditas batu bara di Kalimantan Timur. Batu bara tersebut dijual ke luar negeri dengan harga rendah, namun kembali dipasarkan dengan nilai yang jauh lebih tinggi.
Untuk menindaklanjuti hal tersebut, Presiden meminta agar pengawasan diperketat dan dilakukan secara terpadu bersama aparat penegak hukum.
Menindaklanjuti arahan tersebut, Pemprov Kaltim berencana segera menggelar rapat koordinasi di tingkat daerah guna merumuskan langkah-langkah konkret serta memperkuat pengawasan pengelolaan sumber daya alam di Kalimantan Timur.


