lenterakalimantan.com, PALANGKA RAYA – Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, menerima kunjungan Kepala Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Kalimantan Tengah, Ilham Nurhidayat, beserta jajaran di Rumah Jabatan Istana Isen Mulang, Jumat (6/3/2026).
Dalam pertemuan tersebut, BPKP menyerahkan Laporan Eksekutif Daerah Semester II Tahun 2025 serta Policy Brief bertajuk Satu Data Pangan: Fondasi Pembangunan Pangan Berkelanjutan.
Laporan ini menjadi bagian dari upaya penguatan tata kelola pembangunan pangan di Kalimantan Tengah yang berkelanjutan dan terintegrasi.
Laporan Eksekutif Daerah tersebut memuat hasil pengawasan strategis terhadap program swasembada pangan di Kalimantan Tengah.
Di dalamnya mencakup berbagai aspek penting, mulai dari percepatan peningkatan produksi pangan menuju swasembada daerah, penguatan akses dan distribusi pangan agar tetap terjangkau masyarakat, hingga kolaborasi pembiayaan dan tata kelola pembangunan pangan melalui semangat handep hapakat.
Selain itu, dokumen tersebut juga menyoroti pengembangan komoditas sorgum sebagai strategi diversifikasi pangan produktif yang diharapkan dapat menjadi pelengkap dalam upaya memperkuat ketahanan pangan selain beras.
Sementara itu, Policy Brief yang disampaikan BPKP menekankan pentingnya pembangunan Dashboard Pangan Terpadu Provinsi Kalimantan Tengah.
Sistem ini dirancang sebagai pusat konsolidasi data pangan yang mampu mendukung pemantauan operasional secara real time, sekaligus menjadi sistem peringatan dini dalam pengendalian ketahanan pangan dan inflasi daerah.
Melalui sistem tersebut, pemerintah daerah diharapkan memiliki instrumen strategis untuk menjaga stabilitas harga, memastikan ketersediaan pasokan pangan, serta memperkuat arah kebijakan pembangunan pangan yang berkelanjutan di Kalimantan Tengah.
Dalam kesempatan itu, Agustiar Sabran menyampaikan apresiasi atas sinergi yang selama ini terjalin antara Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dan BPKP.
Ia berharap BPKP terus memberikan pendampingan terhadap pelaksanaan program-program strategis daerah.
Menurutnya, pengawasan yang kuat dan kolaboratif sangat penting untuk memastikan setiap program pemerintah berjalan efektif, akuntabel, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kalimantan Tengah.
Di sisi lain, Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Kalimantan Tengah, Ilham Nurhidayat, menegaskan komitmen pihaknya untuk terus mengawal akuntabilitas dan efektivitas pelaksanaan program strategis daerah.
Ia menegaskan bahwa BPKP akan terus mendorong pengawasan yang adaptif, kolaboratif, dan berorientasi pada hasil, sehingga berbagai program pembangunan di Kalimantan Tengah dapat berjalan optimal dan bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat di Bumi Tambun Bungai.
Editor: Rizki


