lenterakalimantan.com, PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program bantuan sosial yang menyasar kelompok rentan. Salah satunya diwujudkan melalui program Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS) yang kini mulai disalurkan kepada masyarakat.
Komitmen tersebut ditegaskan Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, yang menempatkan program KHBS sebagai salah satu prioritas dalam upaya memperkuat perlindungan sosial bagi warga kurang mampu.
Hal itu disampaikan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislutkan) Provinsi Kalimantan Tengah, Sri Widanarni, saat menyerahkan bantuan sosial KHBS di Aula Rumah Jabatan Bupati Katingan, Rabu (11/3/2026).
Sri menjelaskan, program Kartu Huma Betang Sejahtera dirancang sebagai bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam memastikan masyarakat prasejahtera mendapatkan akses bantuan pangan, bantuan tunai maupun non-tunai, serta dukungan layanan sosial yang lebih luas.
“Program Kartu Huma Betang Sejahtera atau disingkat KHBS ini merupakan program prioritas Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran dengan mengusung nilai-nilai Huma Betang, yakni kebersamaan, gotong royong, dan kesejahteraan bagi masyarakat Kalimantan Tengah,” ujar Sri.
Dalam kegiatan tersebut, ia hadir bersama Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Yuas Elko, serta Kepala Dinas Lingkungan Hidup Joni Harta.
Mereka ditugaskan langsung oleh Gubernur Kalteng untuk menyerahkan secara simbolis KHBS kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kabupaten Katingan.
Program KHBS menyasar masyarakat di seluruh wilayah Kalimantan Tengah, mencakup 13 kabupaten dan 1 kota. Secara keseluruhan, jumlah penerima manfaat mencapai 254.934 keluarga, dengan satu penerima dalam setiap Kartu Keluarga.
Penerima Manfaat Sudah Terdata
Adapun penerima program ini ditetapkan berdasarkan sejumlah kriteria, di antaranya terdaftar dalam Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) atau berdasarkan kondisi riil di lapangan yang diverifikasi oleh pemerintah daerah.
Program ini juga memprioritaskan keluarga berpenghasilan rendah atau tidak tetap, lansia terlantar, penyandang disabilitas, serta keluarga rentan lainnya.
“Kriteria sasaran penerima program KHBS ini yaitu mereka yang terdaftar dalam DTSEN atau data sesuai kondisi riil di lapangan yang ditetapkan pemerintah daerah, keluarga dengan penghasilan rendah atau tidak tetap, serta lansia terlantar, penyandang disabilitas, dan keluarga rentan,” jelasnya.
Menurut Sri, penyaluran KHBS merupakan bentuk kepedulian nyata Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dalam menjamin pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.
Melalui program tersebut, pemerintah berharap dapat memperkuat perlindungan sosial bagi keluarga prasejahtera, meningkatkan kesejahteraan kelompok rentan, sekaligus menekan angka kemiskinan dan kerentanan sosial di daerah.
“Program ini diharapkan mampu menjamin pemenuhan kebutuhan dasar keluarga prasejahtera, meningkatkan kesejahteraan kelompok rentan, serta mendorong kemandirian sosial dan ekonomi masyarakat,” kata Sri.
Kegiatan penyerahan KHBS tersebut turut dihadiri oleh Bupati Katingan Saiful, Sekretaris Daerah Kabupaten Katingan, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Katingan, para camat se-Kabupaten Katingan, serta para relawan KHBS.
Acara ditutup dengan penyerahan simbolis Kartu Huma Betang Sejahtera oleh Staf Ahli Gubernur Yuas Elko kepada Bupati Katingan Saiful, yang kemudian dilanjutkan dengan penyerahan kepada para camat se-Kabupaten Katingan sebagai perwakilan penyaluran kepada masyarakat penerima manfaat.
Editor: Rizki


