lenterakalimantan.com, BANJARBARU – Pemerintah Kota (Pemkot) Banjarbaru kembali memperkuat koordinasi internal melalui Rapat Koordinasi (Rakor) Pimpinan Perangkat Daerah bulan Maret 2026. Pertemuan strategis tersebut digelar di Aula Gawi Sabarataan Pemkot Banjarbaru, Senin (2/3/2026).
Rakor dipimpin Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Banjarbaru, Sirajoni. Dalam rapat tersebut, ia memaparkan capaian program bulan sebelumnya, antara lain optimalisasi pengelolaan sampah, penertiban warung pembohong, percepatan pengumpulan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2), serta penguatan pendataan administrasi kependudukan bagi warga pendatang guna menjamin akurasi data pembangunan kota.
BACA JUGA: Pemkot Banjarbaru Buka Pesantren Ramadan 1447 H untuk Pelajar
Memasuki agenda utama bulan Maret, Sirajoni menitikberatkan arahan pada penguatan internal organisasi, khususnya kedisiplinan aparatur sipil negara (ASN) sebagai fondasi utama pelayanan publik.
“Hal yang paling mendasar bagi kita adalah kedisiplinan ASN agar dapat bekerja dengan penuh tanggung jawab. Saya meminta seluruh aparatur memastikan kewajiban mereka dilaksanakan dengan sebaik-baiknya demi kepentingan masyarakat,” tegasnya.
Sekda juga menginstruksikan para pimpinan instansi untuk terus memantau dan membandingkan kinerja serta produktivitas pegawai di unit kerja masing-masing agar tetap optimal sesuai jam layanan yang berlaku.
BACA JUGA: Wali Kota Banjarbaru Salurkan 100 Paket Sembako di Banjarbaru Selatan
Selain itu, rakor turut membahas persiapan partisipasi Banjarbaru dalam ajang Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) di Medan. Sirajoni menekankan pentingnya peningkatan kualitas pelayanan publik dengan mengedepankan sikap ramah, santun, dan solutif dalam melayani masyarakat.
Para pimpinan perangkat daerah juga diminta menjaga integritas dan profesionalisme di lingkungan kerja masing-masing. Pembenahan administrasi serta pengawasan keuangan yang lebih teliti menjadi perhatian, guna memastikan pembagian tugas berjalan proporsional dan mendukung terwujudnya tata kelola pemerintahan yang bersih, sehat, dan akuntabel.
Sumber: Ald/Ade/Hrz/MedCenBJB
Editor: Tim Redaksi


