lenterakalimantan.com, MARTAPURA – Sebanyak 671 Jemaah Calon Haji (JCH) Kabupaten Banjar tahun 2026 resmi dilepas dalam kegiatan yang dirangkai dengan salat hajat di Masjid Nurul Iman, Desa Indrasari, Kecamatan Martapura, Sabtu (18/4/2026).
Pelepasan dilakukan Wakil Bupati Banjar Habib Idrus Al Habsyi. Ratusan jemaah tersebut terdiri dari 292 laki-laki dan 379 perempuan yang akan diberangkatkan dalam lima kelompok terbang (kloter).
Dalam sambutannya, Habib Idrus mengingatkan jemaah untuk meluruskan niat semata-mata beribadah serta menjaga kondisi kesehatan selama menjalankan ibadah haji.
“Jaga kesehatan, cukup minum, makan teratur, dan beristirahat jika lelah. Kendalikan diri dan perbanyak istigfar,” ujarnya.
Ia berharap seluruh jemaah dapat menjalankan rukun dan wajib haji dengan lancar serta kembali ke tanah air dengan predikat haji dan hajjah yang mabrur.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Banjar, Ervan Maulana, menyampaikan bahwa jemaah termuda berusia 13 tahun dan tertua 82 tahun, dengan rata-rata usia 54 hingga 64 tahun. Tercatat sekitar 30 jemaah merupakan lanjut usia atau sekitar 5 persen dari total.
Ia juga mengungkapkan sebanyak 127 jemaah masuk kategori risiko kesehatan tinggi. Selain itu, terdapat sejumlah jemaah yang sempat mengalami gangguan kesehatan dan masih dalam pemantauan.
“Diharapkan saat keberangkatan pada 24 April kondisi mereka sudah stabil,” katanya.
Ervan menambahkan, jemaah akan diberangkatkan dalam lima kloter, yakni kloter 2, 10, 11, 15, dan 18. Jumlah jemaah tahun ini meningkat sekitar 200 orang dibandingkan tahun sebelumnya.
Salah satu jemaah termuda, Sofia Kamila (13), mengaku bersyukur dapat menunaikan ibadah haji tahun ini. Warga Kelurahan Tanjung Rema Darat itu berangkat menggantikan ayahnya yang meninggal dunia pada 2023.
Siswi kelas VII MTsN 6 Banjar tersebut akan berangkat bersama ibunya. Ia mengaku telah mempersiapkan diri, mulai dari mengurus izin sekolah, mempelajari tata cara ibadah haji, hingga menjaga kesehatan.
Kegiatan pelepasan juga ditandai dengan pengalungan kain tanda jemaah secara simbolis oleh wakil bupati kepada perwakilan jemaah. Acara turut diisi tausiyah oleh Muhammad Fauzan serta dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Banjar Yudi Andrea, kepala SKPD, dan petugas kloter.
Editor: Tim Redaksi


