lenterakalimantan.com, PULANG PISAU – Anggota DPRD Kabupaten Pulang Pisau, Dewi Sartika, mengimbau generasi muda, khususnya kalangan milenial, agar bijak dalam menggunakan media sosial.
Imbauan tersebut disampaikan menyusul maraknya kasus kekerasan terhadap perempuan berbasis elektronik, yang sebagian korbannya masih berusia di bawah umur dan berstatus pelajar.
“Penggunaan handphone oleh anak-anak perlu mendapat perhatian dan pengawasan agar tidak disalahgunakan untuk hal-hal negatif. Kejahatan saat ini banyak terjadi melalui media sosial yang mudah diakses melalui handphone,” ujar Dewi, Selasa (14/4/2026).
Politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu menambahkan, anak muda saat ini kerap menggunakan media sosial sebagai sarana berkenalan dengan lawan jenis, yang berpotensi menimbulkan risiko jika tidak disertai pengawasan.
“Pada usia yang masih labil, anak perempuan khususnya rentan menjadi korban bujuk rayu dengan dalih hubungan pertemanan atau pacaran, yang kemudian bisa berujung pada kekerasan berbasis elektronik,” jelasnya.
Menurut Dewi, peran orang tua sangat penting dalam mengawasi penggunaan gawai oleh anak, termasuk membatasi waktu penggunaan serta memastikan konten yang diakses tetap positif.
Selain itu, ia juga menekankan pentingnya peran sekolah dalam memberikan edukasi kepada siswa terkait bahaya penggunaan media sosial yang tidak bijak.
“Sekolah juga perlu memberikan pemahaman kepada anak-anak tentang risiko dan dampak negatif media sosial, sehingga mereka lebih waspada,” tambahnya.
Dewi pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama meningkatkan pengawasan dan edukasi terhadap anak-anak dalam penggunaan media sosial, guna mencegah terjadinya pelecehan maupun kekerasan berbasis elektronik.
“Perlu kerja sama semua pihak, baik orang tua, sekolah, maupun masyarakat, agar anak-anak kita terlindungi dari berbagai bentuk kejahatan di dunia digital,” pungkasnya.
Editor : Tim Redaksi


