lenterakalimantan.com, TANJUNG – Sebanyak 30 peserta pelatihan Operator Alat Berat dan Mekanik yang digelar PT Putra Perkasa Abadi (PPA) Jobsite Adaro resmi dilepas.
Mereka dilepas Bupati Tabalong, Muhammad Noor Rifani, yang ditandai dengan pemasangan Alat Pelindung Diri (APD), di Aston Tanjung City Hotel, Kamis (2/4/2026).
Pelepasan ini juga hadiri perwakilan PT Adaro Indonesia, Deni Irawan, Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Tabalong, Hady Ismanto, serta seluruh orang tua siswa yang mengikuti pelatihan.
Bupati Tabalong yang akrab disapa Haji Fani pada kesempatan itu menyampaikan apresiasi kepada PT PPA Jobsite Adaro Indonesia yang telah menyelenggarakan pelatihan tersebut.
Menurutnya, hal itu merupakan wujud nyata komitmen perusahaan dalam mendukung program pemberdayaan masyarakat, sekaligus berkontribusi dalam peningkatan kualitas SDM di Kabupaten Tabalong.
“Saya berpesan agar para siswa yang menjadi peserta dapat mengikuti pelatihan ini dengan sungguh-sungguh, penuh semangat, dan disiplin,” ujarnya.
Sementara itu, Penanggung Jawab Operasional PPA Jobsite Adaro, Wahyu Binuko, melaporkan bahwa sebelumnya telah ada angkatan pertama dengan jumlah sama yang menjalani tahapan pelatihan serta dinyatakan lulus, bahkan sebagian ada menjadi karyawan di PPA.
“Ini batch kedua, ada sebanyak 15 orang siswa pelatihan operator dan 15 orang untuk mekanik. Jadi total ada 30 orang,” ungkapnya.
Para siswa yang akan menjalani masa pelatihan selama delapan bulan di Site MHU yang berlokasi di Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur
“Mereka akan mempunyai fasilitas yang komplet selama pelatihan, setelah lulus langsung menjadi karyawan dan kami prioritaskan bekerja di Tabalong,” katanya.
Menurutnya, pelatihan ini sebagai salah satu upaya PPA meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal, termasuk mendukung program prioritas Tabalong Smart, yaitu Mencetak 15.000 Tenaga Terampil.
“Kami berkomitmen untuk mendukung dan terus bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Tabalong program bupati untuk menciptakan 15 ribu tenaga terampil,” ucapnya.
Editor: Rizki


