lenterakalimantan.com, MARTAPURA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjar menyatakan dukungan terhadap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 serta penguatan integrasi data lintas sektor melalui audiensi bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Banjar dan PLN ULP Martapura, Senin (13/4/2026).
Pertemuan yang digelar di Mahligai Sultan Adam tersebut menjadi forum koordinasi antarinstansi dalam mendorong pembangunan daerah berbasis data yang akurat dan terintegrasi.
Kepala BPS Kabupaten Banjar, Roy Suryanto, menjelaskan Sensus Ekonomi 2026 akan dilaksanakan pada 15 Juni hingga 31 Agustus 2026. Ia mengapresiasi dukungan pemerintah daerah terhadap kegiatan tersebut.
“Sensus ini diharapkan mampu memberikan gambaran menyeluruh kondisi ekonomi masyarakat, sehingga dapat menjadi dasar penyusunan kebijakan yang tepat sasaran,” ujarnya.
Selain pelaksanaan sensus, BPS bersama PLN juga akan melakukan verifikasi lapangan (ground check) terhadap data pelanggan listrik. Data tersebut nantinya akan disinergikan dengan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) guna meningkatkan akurasi dan kualitas data.
Manager PLN ULP Martapura, Eko Bagus Ariwibawa, menyatakan kesiapan pihaknya dalam mendukung proses tersebut melalui pendataan langsung di lapangan.
“Kami berkomitmen memastikan data pelanggan listrik akurat, sehingga dapat mendukung kebijakan pemerintah yang lebih tepat sasaran,” katanya.
Sementara itu, Bupati Banjar, H Saidi Mansyur menyambut baik pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 serta kolaborasi antara BPS dan PLN. Ia menilai data yang valid dan terintegrasi merupakan kunci dalam merumuskan kebijakan pembangunan yang efektif.
“Audiensi ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor. Pemkab Banjar siap mendukung peningkatan kualitas data demi kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.
Melalui sinergi tersebut, diharapkan proses pendataan berjalan optimal dan menghasilkan basis data yang kuat guna mendukung perencanaan pembangunan di Kabupaten Banjar.
Editor: Tim Redaksi


