lenterakalimantan.com, TANJUNG – Sebanyak 32 pemuda di Kabupaten Tabalong berhasil menuntaskan pelatihan operator alat berat kejuruan wheel loader dan excavator yang digelar Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Tabalong.
Kegiatan yang berlangsung selama 35 hari tersebut resmi ditutup di Workshop Alat Berat Disnaker Tabalong, Selasa (26/5/2026).
Penutupan dilakukan oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Tabalong, Abu Bakar Sidiq, mewakili Wakil Bupati Tabalong, Habib Muhammad Taufani Alkaf.
Kepala Disnaker Tabalong, Hady Ismanto, menyampaikan seluruh peserta dinyatakan lulus setelah mengikuti pelatihan secara intensif.
“Sebanyak 32 peserta terbagi masing-masing 16 orang untuk kejuruan excavator dan 16 orang untuk wheel loader,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pelatihan dilaksanakan dengan sistem boarding di Wisma Balai Latihan Kerja (BLK) Tanjung, sehingga peserta dapat mengikuti program secara maksimal.
Menurutnya, kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Tabalong dengan dunia usaha. Instrukturnya pun berasal dari perusahaan besar seperti PT Adaro Indonesia, PT Saptaindra Sejati (SIS), PT Bukit Makmur Mandiri Utama (BUMA), dan PT Pamapersada Nusantara (PAMA).
Sementara itu, dalam sambutan tertulis Wakil Bupati yang dibacakan Abu Bakar Sidiq, disampaikan bahwa peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi kunci menghadapi persaingan kerja yang semakin ketat.
“Pelatihan ini sangat penting untuk membekali keterampilan sekaligus kesiapan kerja generasi muda,” katanya.
Ia berharap para peserta dapat memanfaatkan ilmu dan sertifikasi yang diperoleh untuk masuk ke dunia kerja, sekaligus membuka peluang baru di bidang operator alat berat.
Selain kemampuan teknis, peserta juga diingatkan untuk menjaga sikap profesional, disiplin, serta mengutamakan keselamatan kerja.
“Dunia kerja tidak hanya menuntut kemampuan, tetapi juga karakter, tanggung jawab, dan etos kerja yang tinggi,” pesannya.
Editor: Rizki


