lenterakalimantan.com, BANJARMASIN – Wakil Ketua Komisi II DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Suripno Sumas, kembali menggelar Sosialisasi Revitalisasi dan Aktualisasi Nilai-Nilai Ideologi Pancasila (Sosrev) bagi masyarakat Kecamatan Banjarmasin Tengah, Minggu (24/5/2026). Kegiatan tersebut menghadirkan Ustaz Muhari sebagai narasumber yang menyampaikan materi kebangsaan melalui perspektif keagamaan.
Dalam sosialisasi tersebut, Suripno menekankan pentingnya penguatan nilai-nilai Pancasila sebagai landasan kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Menurutnya, Pancasila tidak hanya menjadi dasar negara, tetapi juga pedoman dalam menjaga persatuan di tengah keberagaman masyarakat Indonesia.
“Pancasila merupakan ideologi sekaligus falsafah bangsa yang harus terus dijaga dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Nilai-nilai yang terkandung di dalamnya menjadi fondasi dalam membangun kehidupan yang harmonis dan berkeadilan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, sosialisasi dikemas melalui pendekatan keagamaan agar pesan kebangsaan dapat lebih mudah diterima masyarakat. Melalui metode tersebut, peserta tidak hanya memperoleh pemahaman tentang wawasan kebangsaan, tetapi juga melihat keterkaitannya dengan nilai-nilai moral dan spiritual.
Suripno berharap kegiatan semacam ini mampu memperkuat kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga persatuan serta memperkokoh semangat kebangsaan di tengah berbagai tantangan sosial yang terus berkembang.
“Melalui pendekatan yang dekat dengan kehidupan masyarakat, diharapkan nilai-nilai Pancasila dapat dipahami secara lebih mendalam dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.
Sementara itu, Ustaz Muhari mengajak masyarakat untuk terus merawat kerukunan, memperkuat solidaritas sosial, serta menjaga kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat. Menurutnya, nilai-nilai agama dan kebangsaan memiliki tujuan yang sama, yakni menciptakan kehidupan yang damai dan saling menghormati.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar lebih bijak dalam menyikapi informasi yang beredar, terutama di era digital yang rentan terhadap penyebaran hoaks dan informasi yang menyesatkan.
“Jangan mudah percaya pada informasi yang belum jelas kebenarannya. Hindari sikap yang memicu perpecahan, jangan mudah terpancing emosi, dan terus jaga persaudaraan di tengah keberagaman,” pesannya.
Melalui kegiatan tersebut, masyarakat diharapkan semakin memahami pentingnya mengamalkan nilai-nilai Pancasila, menjaga persatuan, serta memperkuat semangat kebangsaan sebagai modal utama dalam mewujudkan kehidupan yang aman, damai, dan harmonis.
Editor: Tim Redaksi. Fo


