lenterakalimantan.com, KOTABARU – Dalam rangka memeriahkan Hari Jadi (Harjad) ke-76 Kabupaten Kotabaru, Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Kotabaru bekerja sama dengan Gabungan Olahraga Balogo Indonesia (GOBI) menggelar lomba olahraga tradisional Balogo di Lapangan Tenis Indoor Kotabaru, Sabtu (20/6/2026).
Kegiatan yang berada di bawah naungan Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) tersebut diikuti peserta dari berbagai daerah di Kalimantan Selatan, serta perwakilan dari Kalimantan Timur dan Kalimantan Tengah.
Lomba secara resmi dibuka oleh Bupati Kotabaru yang diwakili Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Kotabaru, Kamiruddin.
Dalam sambutan Bupati Kotabaru yang dibacakannya, Kamiruddin menyampaikan apresiasi kepada panitia penyelenggara serta mengucapkan selamat datang kepada seluruh peserta yang hadir.
Menurutnya, Balogo merupakan permainan tradisional yang memiliki nilai-nilai luhur yang perlu terus dijaga dan dilestarikan. Selain menjadi bagian dari warisan budaya, olahraga tersebut juga mengandung filosofi kehidupan, nilai kejujuran, kedisiplinan, etika, dan semangat persaudaraan.
“Saya berharap olahraga tradisional Balogo terus terpelihara kelestariannya sebagaimana olahraga tradisional lainnya. Permainan ini memiliki keterkaitan erat dengan budaya Kalimantan Selatan dan kini telah diakui serta dipertandingkan secara nasional,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua KORMI Kabupaten Kotabaru, Sugiyatno, mengatakan lomba Balogo yang digelar tahun ini merupakan penyelenggaraan kedua di Kabupaten Kotabaru dalam skala regional yang melibatkan peserta dari berbagai provinsi di Kalimantan.
Ia menjelaskan, Balogo saat ini telah menjadi salah satu cabang olahraga masyarakat yang dipertandingkan pada ajang Festival Olahraga Masyarakat Daerah (FORDA) maupun Festival Olahraga Masyarakat Nasional (FORNAS).
“Lomba ini tidak hanya menjadi bagian dari rangkaian Hari Jadi ke-76 Kabupaten Kotabaru, tetapi juga menjadi wadah silaturahmi sekaligus sarana menjaring atlet-atlet potensial untuk menghadapi FORDA dan FORNAS mendatang,” katanya.
Sugiyatno menambahkan, keberadaan GOBI di bawah naungan KORMI diharapkan mampu memperluas pengenalan olahraga tradisional Balogo kepada masyarakat sehingga semakin diminati oleh generasi muda.
Ketua Panitia Pelaksana, Kamaruddin, menyebutkan bahwa kejuaraan tersebut mempertandingkan kategori beregu putra dan putri tingkat umum dengan mengedepankan sportivitas dan persaingan yang sehat.
“Lomba tradisional Balogo ini menjadi ajang kompetisi sekaligus sarana mempererat silaturahmi antarpeserta dari berbagai daerah,” ujarnya.
Kegiatan berlangsung selama dua hari, mulai 20 hingga 21 Juni 2026, dan seluruh peserta dapat mengikuti perlombaan tanpa dipungut biaya.
Sebanyak 75 tim ambil bagian dalam kejuaraan ini, terdiri dari 56 tim putra dan 19 tim putri yang berasal dari Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Tengah.
Editor: Ikhsan Makkawali


