lenterakalimantan.com, MARTAPURA – Pemerintah Kabupaten Banjar menggelar Apel Siaga Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di halaman Kantor BPBD Kabupaten Banjar, Jalan Bincau, Kamis (2/7/2026).
Apel yang dipimpin Sekretaris Daerah Kabupaten Banjar, Yudi Andrea, ini menjadi langkah awal untuk memastikan kesiapsiagaan personel, sarana, dan prasarana dalam menghadapi potensi karhutla saat musim kemarau.
Dalam arahannya, Yudi menegaskan pentingnya kesiapan seluruh pihak, terutama mengingat prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang menyebut musim kemarau tahun ini berpotensi berlangsung lebih panjang.
“Apel ini untuk memastikan kesiapsiagaan dalam mengantisipasi karhutla, apalagi prediksi BMKG menunjukkan musim kemarau lebih panjang,” ujarnya.
Ia menambahkan, penanganan karhutla tahun ini akan difokuskan pada upaya pencegahan. Pemerintah daerah berkomitmen untuk memperkuat sosialisasi kepada masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran.
“Fokus kita adalah pencegahan melalui sosialisasi. Harapannya, kejadian karhutla bisa ditekan, minimal turun 50 persen dibanding tahun sebelumnya,” katanya.
Tetapkan Wilayah Prioritas Pengawasan Karhutla
Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Banjar, Wasis Nugraha, menyebut sejumlah wilayah yang menjadi prioritas pengawasan karena rawan karhutla, yakni Kecamatan Martapura Barat, Martapura Timur, Sungai Tabuk, Gambut, Beruntung Baru, dan Cintapuri Darussalam.
Untuk mendukung upaya penanganan, BPBD Kabupaten Banjar telah menyiapkan anggaran sekitar Rp100 juta yang bersumber dari Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA).
“Anggaran yang disiapkan sekitar Rp100 juta dan akan disesuaikan kembali dengan kebutuhan di lapangan,” jelas Wasis.
Editor: Rizki


