lenterakalimantan.com, KOTABARU – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotabaru bersama Kodim 1004/Kotabaru resmi memulai pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Tahun Anggaran 2026 melalui upacara pembukaan yang digelar di halaman Kantor Bupati Kotabaru, Rabu (15/7/2026).
Mengusung tema “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa”, upacara dipimpin Wakil Bupati Kotabaru Syairi Mukhlis selaku inspektur upacara. Kegiatan tersebut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), jajaran TNI-Polri, para asisten dan staf ahli, kepala perangkat daerah, camat, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga mahasiswa.
Dalam rangkaian acara dilakukan penandatanganan dan penyerahan program TMMD dari Pemkab Kotabaru kepada Komandan Kodim 1004/Kotabaru selaku Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) TMMD. Acara juga dirangkai dengan penyematan pita kepada peserta serta penyerahan alat kerja sebagai simbol dimulainya kegiatan.
Komandan Kodim 1004/Kotabaru sekaligus Dansatgas TMMD, Letkol Inf Muhammad Taufik Akbar, mengatakan program TMMD akan berlangsung selama 30 hari, mulai 15 Juli hingga 13 Agustus 2026, dengan lokasi pelaksanaan di Desa Tanjung Lalak Selatan, Kecamatan Pulau Laut Kepulauan.
Sebanyak 60 personel diterjunkan dalam kegiatan tersebut, terdiri atas anggota Kodim 1004/Kotabaru, personel Yonif TP 884, serta melibatkan partisipasi masyarakat setempat.
Ia menjelaskan, sasaran fisik TMMD tahun ini meliputi pengerasan jalan sepanjang 815,40 meter dengan lebar lima meter, rehabilitasi satu unit rumah warga, perbaikan satu unit musala, pembangunan satu titik TNI Manunggal Air Bersih (TMAB), serta pembangunan fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK).
Selain pembangunan infrastruktur, TMMD juga menghadirkan berbagai kegiatan nonfisik berupa penyuluhan bela negara, wawasan kebangsaan, sosialisasi rekrutmen TNI, layanan kesehatan, hingga edukasi mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Kotabaru Syairi Mukhlis menyampaikan apresiasi kepada TNI, khususnya Kodim 1004/Kotabaru, atas sinergi yang terus terjalin dalam mendukung percepatan pembangunan di wilayah pedesaan.
Menurutnya, TMMD merupakan program yang tidak hanya berorientasi pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga memperkuat kebersamaan antara pemerintah, TNI, dan masyarakat.
“TMMD adalah wujud nyata kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun desa. Melalui semangat gotong royong, kita tidak hanya memperbaiki infrastruktur, tetapi juga memperkuat kehidupan sosial dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Syairi berharap seluruh target kegiatan, baik fisik maupun nonfisik, dapat diselesaikan tepat waktu dan memberikan manfaat jangka panjang bagi warga.
Ia juga mengajak pemerintah desa bersama masyarakat untuk berperan aktif mendukung pelaksanaan TMMD sekaligus menjaga hasil pembangunan agar dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan.
“Mari jadikan TMMD sebagai momentum memperkuat budaya gotong royong serta bersama-sama mewujudkan desa yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera,” katanya.
Usai upacara pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan foto bersama serta penyerahan bantuan kepada ibu hamil, balita, dan remaja putri yang difasilitasi oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Kotabaru sebagai bagian dari rangkaian pelaksanaan TMMD Ke-129.
Editor: Tim Redaksi


