lenterakalimantan.com, SAMARINDA – Pengabdian panjang aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur mendapat apresiasi. Sebanyak 414 ASN menerima Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya (SLKS) sebagai penghargaan atas kesetiaan dan dedikasi mereka dalam menjalankan tugas sebagai abdi negara.
Penghargaan yang diberikan atas nama Presiden Republik Indonesia tersebut diserahkan Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud didampingi Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji, Sekretaris Daerah Provinsi Kaltim Sri Wahyuni, dan Plt Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kaltim Yuli Fitriyanti di Gedung Lamin Etam, Kompleks Kantor Gubernur Kaltim, Jumat (14/8/2026).
Penganugerahan SLKS ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Dari 414 ASN yang menerima penghargaan, sebanyak 70 orang mendapatkan SLKS masa pengabdian 30 tahun, 63 orang untuk masa pengabdian 20 tahun, sedangkan 281 orang menerima penghargaan atas pengabdian selama 10 tahun.
Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud mengatakan, penghargaan tersebut bukan semata-mata bentuk apresiasi atas lamanya masa kerja ASN. Lebih dari itu, SLKS diharapkan menjadi pemantik semangat untuk meningkatkan kinerja dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Penghargaan ini bentuk apresiasi atas pengabdian dan dedikasi para ASN. Semoga menjadi motivasi untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan berkontribusi dalam pembangunan Kalimantan Timur,” ujar Rudy Mas’ud.
Menurutnya, pengalaman dan masa pengabdian yang telah dilalui para penerima SLKS harus menjadi modal untuk memberikan keteladanan di lingkungan pemerintahan. ASN dituntut tidak hanya memiliki loyalitas terhadap tugas, tetapi juga menjunjung tinggi disiplin, profesionalisme, dan integritas.
Rudy berharap para penerima penghargaan dapat menjadi contoh bagi ASN lainnya dalam menjalankan amanah pemerintahan. Pengabdian yang telah dibuktikan selama bertahun-tahun, kata dia, harus terus diwujudkan melalui kinerja yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Penganugerahan SLKS menjadi momentum untuk memperkuat semangat pengabdian seluruh ASN dalam menjalankan amanah dan tanggung jawab sebagai abdi negara dan pelayan masyarakat,” pesannya.
Pemprov Kaltim, lanjut Rudy, terus mendorong terbentuknya aparatur yang profesional, berintegritas, serta memiliki orientasi kuat terhadap pelayanan publik. Penguatan kualitas aparatur dinilai penting untuk mendukung percepatan pembangunan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut turut hadir Ketua DPRD Kaltim Hasanuddin Mas’ud, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kaltim, serta para kepala perangkat daerah di lingkungan Pemprov Kaltim.
Editor : Tim Redaksi


