lenterakalimantan.com, TANJUNG – Pemerintah Kabupaten Tabalong mencanangkan Gerakan Literasi Tabalong melalui Festival Literasi yang digelar Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip), Rabu (23/9/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Gedung Sarabakawa ini diikuti oleh sekitar 750 peserta dari kalangan pelajar, guru, tenaga perpustakaan, komunitas, hingga masyarakat umum.
Bupati Tabalong, Muhammad Noor Rifani, yang membuka kegiatan, menekankan pentingnya literasi dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam pengambilan kebijakan.
“Jika tingkat literasi rendah, apa yang kita tangkap bisa tidak sesuai dengan fakta di lapangan,” tegasnya.
Ia menambahkan, setiap keputusan pembangunan harus berbasis data dan fakta, bukan sekadar asumsi.
Baca juga: Polres Tabalong Gagalkan Peredaran 2.053 Butir Narkoba di Mabuun
Kepala Dispersip Tabalong, Norhayati, mengatakan festival ini menjadi momentum untuk memperkuat peran perpustakaan sebagai ruang belajar dan pemberdayaan masyarakat.
“Perpustakaan tidak hanya tempat membaca, tetapi juga ruang berkarya dan berbagi,” ujarnya.
Festival Literasi diisi berbagai kegiatan seperti talkshow bersama pegiat literasi nasional Maman Suherman dan Erlyn Sulistyaningsih, bimbingan pemustaka, workshop public speaking, lomba menggambar, hingga nonton bareng video edukasi.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menandatangani pencanangan Gerakan Literasi Tabalong dan Gerakan Layanan Literasi Minggu Ceria.
Editor: Rizki


