lenterakalimantan.com, BANJARMASIN – PT Trio Motor mengingatkan pengendara sepeda motor di Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah untuk meningkatkan kewaspadaan selama musim kemarau. Cuaca panas, udara kering, serta potensi kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dapat memengaruhi kondisi fisik pengendara dan jarak pandang di jalan.
Melalui kampanye #Cari_Aman, Honda bersama PT Trio Motor membagikan sejumlah tips berkendara untuk membantu pengendara menghadapi perubahan kondisi selama musim kemarau.
Salah satu hal yang perlu diperhatikan adalah kondisi fisik. Cuaca panas dan perjalanan jarak jauh dapat membuat tubuh lebih cepat mengalami dehidrasi dan kelelahan. Pengendara disarankan mencukupi kebutuhan cairan, beristirahat ketika merasa lelah, serta tidak memaksakan diri untuk berkendara dalam kondisi mengantuk.
PIC Safety Riding PT Trio Motor, Yoga Prabowo, mengatakan pengendara perlu memperhatikan kondisi tubuh, kendaraan, dan lingkungan sebelum maupun selama perjalanan.
“Pada kondisi cuaca panas dan adanya potensi kabut asap, pengendara perlu lebih memperhatikan kondisi fisik, kesiapan kendaraan, serta situasi di sepanjang perjalanan. Jangan memaksakan diri untuk terus berkendara apabila merasa lelah atau mengalami gangguan pernapasan. Selalu sesuaikan kecepatan dengan jarak pandang dan kondisi jalan, serta utamakan keselamatan melalui prinsip #Cari_Aman,” ujar Yoga, Selasa (22/9/2026).
Waspadai Kabut Asap
Kabut asap dapat mengurangi jarak pandang dan mengganggu konsentrasi pengendara. Jika menghadapi kondisi tersebut, pengendara perlu mengurangi kecepatan dan menjaga jarak aman dengan kendaraan di depan.
Pengendara juga disarankan menghindari manuver atau menyalip secara agresif serta menggunakan lampu sesuai kebutuhan agar keberadaannya lebih mudah terlihat oleh pengguna jalan lain.
Apabila jarak pandang semakin terbatas, pengendara sebaiknya menghentikan perjalanan dan mencari lokasi untuk beristirahat yang aman. Hindari berhenti di bahu jalan atau lokasi yang berpotensi membahayakan.
Periksa Kondisi Motor
Kesiapan sepeda motor juga perlu diperhatikan sebelum melakukan perjalanan. Pemeriksaan dapat dilakukan pada ban, sistem pengereman, lampu utama, lampu sein, kaca spion, klakson, dan bahan bakar.
Kondisi visor helm juga perlu dipastikan tetap bersih agar tidak mengganggu pandangan. Pemeriksaan sederhana tersebut dapat membantu mengetahui potensi kendala kendaraan sebelum perjalanan dimulai.
Meski musim kemarau identik dengan cuaca panas dan curah hujan yang lebih rendah, perubahan kondisi cuaca tetap dapat terjadi. Pengendara disarankan memantau informasi cuaca sebelum bepergian dan menyiapkan perlengkapan yang diperlukan.
Jika hujan turun saat perjalanan, pengendara perlu mengurangi kecepatan, menjaga jarak aman, dan menghindari pengereman mendadak. Apabila kondisi cuaca tidak memungkinkan untuk melanjutkan perjalanan, pengendara sebaiknya mencari tempat berteduh yang aman.
Yoga menambahkan, keselamatan berkendara perlu diterapkan sebagai kebiasaan, bukan hanya ketika kondisi cuaca atau jalan sedang berisiko. Pengendara perlu mengenali batas kemampuan diri, memperhatikan kondisi lingkungan, dan mengambil keputusan dengan mempertimbangkan keselamatan.
Melalui edukasi Safety Riding, Honda dan PT Trio Motor terus mendorong kesadaran masyarakat mengenai perilaku berkendara yang aman dan bertanggung jawab. Edukasi tersebut menjadi bagian dari Kampanye Sinergi Bagi Negeri dan semangat Contribution to The Nation di Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah.
Editor: Tim Redaksi


