lenterakalimantan.com, KUALA KAPUAS – Wakil Bupati Kapuas Dodo meninjau realisasi pembangunan prasarana desa berupa jalan lintas P2D di Desa Tumbang Bukoi, Kecamatan Mandau Talawang, Minggu (13/9/2026). Kunjungan kerja tersebut dilakukan untuk memantau perkembangan pembangunan sekaligus menyerap aspirasi masyarakat di wilayah pedalaman Kabupaten Kapuas.
Dalam kunjungan itu, Dodo didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Kapuas Usis I. Sangkai, sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD), Camat Mandau Talawang, serta rombongan pemerintah daerah.
Sebelum tiba di Desa Tumbang Bukoi, rombongan menyempatkan diri mengunjungi air terjun di wilayah tersebut. Dodo mengapresiasi kondisi alam yang masih asri dan mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kelestarian hutan serta lingkungan.
Setibanya di desa, rombongan disambut para kepala desa se-Kecamatan Mandau Talawang, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, dan warga setempat melalui prosesi adat Potong Pantan.
Kegiatan kemudian dilanjutkan di Rumah Betang Singa Ruhat. Dalam sambutannya, Dodo menyampaikan bahwa pemerintah daerah akan memperhatikan pengembangan fasilitas rumah betang tersebut secara bertahap.
“Betang ini fasilitas di dalamnya masih banyak kekurangan. Pemerintah daerah secara bertahap akan memenuhinya,” ujar Dodo.
Terkait pembangunan desa, ia menjelaskan bahwa program Rp1 miliar untuk setiap desa terus dilaksanakan dengan mempertimbangkan kemampuan anggaran dan skala prioritas. Desa yang menghadapi tantangan akses transportasi darat maupun sungai berpeluang mendapatkan dukungan anggaran lebih besar sesuai hasil kajian teknis.
“Mungkin saja di Desa Tumbang Bukoi lebih dari satu miliar setiap tahunnya akan dilontarkan oleh pemerintah daerah. Tapi secara teknis nanti akan diperhitungkan dan dikaji oleh Dinas Perkimtan maupun Dinas PUPR,” jelasnya.
Dodo juga mengapresiasi dukungan pihak swasta dalam membantu pembukaan dan perbaikan akses jalan menuju desa. Menurutnya, keterbatasan anggaran mengharuskan pembangunan di Kabupaten Kapuas dilakukan secara bertahap dengan mengutamakan kebutuhan dan skala prioritas, termasuk peningkatan jalan menuju wilayah pedalaman.
“Bapak Bupati HM Wiyatno dalam berbagai momen dan kesempatan selalu menyampaikan, mustahil membangun Kabupaten Kapuas tanpa kebersamaan,” tegasnya.
Selain membahas pembangunan infrastruktur, Dodo mengingatkan anak-anak di Desa Tumbang Bukoi agar tetap semangat bersekolah dan tidak meninggalkan pendidikan meskipun menghadapi keterbatasan akses.
Sementara itu, Kepala Desa Tumbang Bukoi, Enggo, mengapresiasi kunjungan Wakil Bupati beserta rombongan. Ia menyebut program Rp1 miliar per desa telah memberikan manfaat bagi pembangunan jalan dan jembatan di wilayahnya.
“Untuk Desa Tumbang Bukoi sudah terealisasi. Jembatannya sudah 100 persen dan jalan, puji Tuhan, dalam satu minggu lagi 100 persen selesai untuk semenisasi jalan,” ungkap Enggo.
Ia juga menyampaikan bahwa masyarakat sedang menghadapi kesulitan akibat musim kemarau. Debit air sungai yang menyusut membuat transportasi air sulit dilalui, sedangkan akses jalan darat masih menjadi tantangan dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Kunjungan tersebut ditutup dengan diskusi dan tanya jawab bersama masyarakat untuk menyampaikan aspirasi terkait pembangunan desa. Dodo bersama rombongan kemudian berkeliling meninjau sejumlah fasilitas, termasuk gereja, jalan, dan sekolah.
Melalui kunjungan ini, pemerintah daerah diharapkan dapat memetakan kebutuhan pembangunan secara lebih tepat, khususnya untuk meningkatkan konektivitas dan pelayanan masyarakat di wilayah pedalaman Kabupaten Kapuas.
Sumber : hmskmf


