lenterakalimantan.com, TANJUNG – Bupati Tabalong, Muhammad Noor Rifani, melepas 37 aparatur sipil negara (ASN) dari berbagai satuan kerja perangkat daerah (SKPD) untuk mengikuti seleksi Komponen Cadangan (Komcad) 2026. Pelepasan berlangsung di halaman Kodim 1008/Tabalong, Senin (26/10/2026).
Kegiatan yang diinisiasi oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Tabalong tersebut mengirimkan 37 ASN untuk mengikuti seleksi di Resimen Induk Daerah Militer (Rindam) selama lima hari. Peserta yang dinyatakan lolos seleksi selanjutnya akan menjalani pendidikan selama 45 hari.
Dalam sambutannya, Muhammad Noor Rifani menyampaikan apresiasi kepada para ASN yang bersedia mengikuti kegiatan tersebut. Ia juga mengingatkan bahwa ASN yang telah menerima surat tugas wajib menjalankan penugasan sesuai ketentuan kepegawaian.
“Kami ucapkan terima kasih kepada yang hari ini bersedia hadir. Sementara yang tidak, tentu akan mendapat hukuman atau sanksi sesuai dengan kepegawaian,” ujar Bupati.
Menurutnya, keikutsertaan dalam program Komcad merupakan bagian dari tugas yang diberikan negara kepada ASN. Karena itu, ia menegaskan bahwa penugasan yang telah ditetapkan harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
“Karena ini adalah perintah dan tugas yang diberikan oleh negara, sebenarnya Komcad ini,” tuturnya.
Baca juga: Bupati Pastikan Tabalong Terima Bantuan Presiden Rp10 Miliar untuk Penanganan Karhutla
Rifani berharap seluruh peserta dapat memberikan kemampuan terbaik selama mengikuti rangkaian seleksi dan pendidikan. Ia juga mengingatkan agar para ASN tetap memahami tanggung jawab mereka sebagai aparatur negara.
Ia berharap nilai-nilai yang diperoleh selama mengikuti program Komcad, seperti disiplin, kekompakan, semangat bela negara, dan cinta tanah air, dapat diterapkan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.
“Semoga nilai-nilai yang diajarkan seperti disiplin, kekompakan, semangat bela negara, dan cinta tanah air dapat diterapkan dalam melaksanakan tugas sehari-hari,” harapnya.
Komcad Libatkan Masyarakat Lintas Unsur
Sementara itu, Pasiter Kodim 1008/Tabalong, Kapten Inf Fendri Riyanto, menjelaskan bahwa Komcad melibatkan berbagai elemen masyarakat, tidak hanya dari kalangan ASN.
“Mulai dari masyarakat, ASN, perusahaan, dan lembaga lainnya untuk membantu komponen utama, yakni TNI,” jelasnya.
Ia menambahkan, program Komcad bertujuan memperkuat pertahanan negara sekaligus menumbuhkan nasionalisme dan militansi di kalangan peserta.
Khusus bagi ASN, keikutsertaan dalam Komcad diharapkan dapat memperkuat sinergi dengan TNI dan Polri serta meningkatkan kesiapsiagaan dalam mendukung kepentingan negara apabila diperlukan.
“Untuk ASN, ini juga untuk membangun sinergi TNI-Polri dan kesiapsiagaan apabila negara memanggil. Dalam hal apa pun, Komcad bisa membantu,” pungkasnya.
Editor: Rizki


