lenterakalimantan.com, TANJUNG – Sebanyak 14 aparatur sipil negara (ASN) Kabupaten Tabalong mengikuti pelepasan peserta seleksi Komponen Cadangan (Komcad) 2026 yang dipimpin Bupati Tabalong, Muhammad Noor Rifani, di halaman Kodim 1008/Tabalong, Senin (26/10/2026).
Para peserta berasal dari berbagai satuan kerja perangkat daerah (SKPD). Mereka akan mengikuti seleksi di Resimen Induk Daerah Militer (Rindam) selama lima hari. Peserta yang dinyatakan lolos selanjutnya menjalani pendidikan selama 45 hari.
Program yang diinisiasi Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Tabalong tersebut semula menargetkan 37 ASN. Namun, dalam kegiatan pelepasan, hanya 14 orang yang hadir.
Dalam sambutannya, Bupati Muhammad Noor Rifani menyampaikan apresiasi kepada ASN yang bersedia mengikuti program tersebut. Ia juga mengingatkan bahwa keikutsertaan dalam Komcad merupakan bagian dari penugasan negara yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
“Kami ucapkan terima kasih kepada yang hari ini bersedia hadir. Sementara yang tidak, tentu akan mendapat hukuman atau sanksi sesuai dengan kepegawaian,” ujar Bupati.
Menurutnya, ASN yang telah menerima surat tugas wajib melaksanakan penugasan sesuai ketentuan kepegawaian.
“Karena ini adalah perintah dan tugas yang diberikan oleh negara, sebenarnya Komcad ini,” tuturnya.
Rifani berharap para peserta dapat memberikan kemampuan terbaik selama mengikuti tahapan seleksi hingga pendidikan. Ia juga berpesan agar nilai-nilai yang diperoleh selama program, seperti disiplin, kekompakan, semangat bela negara, dan cinta tanah air, dapat diterapkan dalam pekerjaan sehari-hari.
“Semoga nilai-nilai yang diajarkan seperti disiplin, kekompakan, semangat bela negara, dan cinta tanah air dapat diterapkan dalam melaksanakan tugas sehari-hari,” harapnya.
Komcad Libatkan Berbagai Unsur Masyarakat
Sementara itu, Pasiter Kodim 1008/Tabalong, Kapten Inf Fendri Riyanto, menjelaskan bahwa Komcad tidak hanya melibatkan ASN, tetapi juga berbagai elemen masyarakat, perusahaan, dan lembaga lainnya.
“Mulai dari masyarakat, ASN, perusahaan, dan lembaga lainnya untuk membantu komponen utama, yakni TNI,” jelasnya.
Ia menambahkan, program Komcad bertujuan memperkuat pertahanan negara sekaligus menumbuhkan nasionalisme dan semangat bela negara di kalangan peserta.
Khusus bagi ASN, keikutsertaan dalam program tersebut diharapkan dapat memperkuat sinergi dengan TNI dan Polri serta meningkatkan kesiapsiagaan dalam mendukung kepentingan negara apabila diperlukan.
“Untuk ASN, ini juga untuk membangun sinergi TNI-Polri dan kesiapsiagaan apabila negara memanggil. Dalam hal apa pun, Komcad bisa membantu,” pungkasnya.
Editor: Rizki


