lenterakalimantan.com, PELAIHARI – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Tahun 2026 resmi dibuka di halaman UPTD SDN 4 Jorong, Desa Karang Rejo, Kecamatan Jorong, Kabupaten Tanah Laut, Selasa (13/10/2026).
Pembukaan program bakti TNI tersebut dilakukan langsung oleh Bupati Tanah Laut, Rahmat Trianto. Berlangsung hingga 11 November 2026, program ini bertujuan mempercepat pembangunan infrastruktur pedesaan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
TMMD ke-130 difokuskan pada pembangunan infrastruktur desa yang belum terakomodasi secara optimal dalam program pembangunan daerah. Pelaksanaannya juga menjadi upaya memperkuat sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat.
Sejumlah sasaran fisik utama telah disiapkan, meliputi pengerasan jalan sepanjang 1.000 meter dengan lebar empat meter, pemasangan box culvert, pembangunan siring, serta pembuatan jembatan.
Selain sasaran fisik utama tersebut, program ini mencakup sejumlah sasaran tambahan, di antaranya pembangunan rumah warga, pos keamanan lingkungan, rehabilitasi musala dan tempat wudu, pembuatan sumur bor, rehabilitasi fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK), hingga penanaman pohon untuk mendukung ketahanan pangan.
Baca juga: Pemkab Tanah Laut Tegaskan Perubahan Status Baratala Tak Otomatis Tingkatkan Laba
Untuk mendukung pelaksanaan program tersebut, Pemerintah Kabupaten Tanah Laut mengalokasikan anggaran sebesar Rp1,5 miliar. Sementara itu, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan turut memberikan dana pendamping sebesar Rp125 juta yang difokuskan untuk mendukung sasaran tambahan.
Bupati Tanah Laut, Rahmat Trianto, menegaskan bahwa TMMD bukan sekadar pembangunan infrastruktur, tetapi juga menjadi sarana untuk meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat melalui berbagai kegiatan nonfisik.
“Bukan hanya mempercepat pembangunan infrastruktur seperti jalan, jembatan, dan lain-lain. Ada sasaran nonfisik berupa penyuluhan yang berdampak langsung kepada masyarakat. Program ini menjadi salah satu bentuk sinergi TNI dan pemerintah dalam mempercepat pembangunan daerah,” ujarnya.
Ia berharap pembangunan jalan dan jembatan melalui TMMD dapat memperlancar aksesibilitas serta mobilitas masyarakat, khususnya untuk menunjang aktivitas warga di kawasan pertanian dan perkebunan.
“Selama 30 hari ke depan kegiatan TMMD ini di Desa Karang Rejo harus kita dukung. Personel gabungan TNI, Polri, aparatur Pemkab Tala, terlibat semua dalam kegiatan ini. Kita ingin ada peningkatan pembangunan dan akses jalan bagi warga,” imbuhnya.
Pembangunan Kolaboratif Lintas Sektor
Rahmat juga menekankan bahwa pembangunan daerah membutuhkan kolaborasi dan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, tanggung jawab membangun Tanah Laut tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah atau kelompok tertentu.
“Tala adalah milik kita bersama, tidak bisa dibangun oleh segelintir pihak saja. Ada bagian pembangunan masing-masing, tapi semuanya harus bersama-sama,” tegasnya.
Ia menambahkan, keberhasilan TMMD tidak hanya diukur dari hasil pembangunan fisik, tetapi juga dari semakin kuatnya hubungan antara TNI dan masyarakat.
“Berharap dari TMMD ini dapat berdampak langsung ke warga, namun yang sangat penting adalah kemanunggalan TNI dan rakyat,” ujarnya.
Selain kegiatan pembangunan, pembukaan TMMD ke-130 juga dirangkai dengan pelayanan publik secara gratis. Layanan tersebut meliputi perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) oleh Polres Tanah Laut, perpustakaan keliling, serta bazar bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Usai pembukaan, Bupati Tanah Laut bersama jajaran TNI dan Polri melanjutkan kegiatan dengan meninjau sejumlah lokasi yang menjadi sasaran pembangunan fisik.
Kegiatan tersebut dihadiri Kasrem 101/Antasari, Kolonel Inf Roy Fakhrul Rozi; Dandim 1009/Tanah Laut sekaligus Dansatgas TMMD ke-130, Letkol Inf Adhy Irawan; unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Tanah Laut; perwakilan TNI-Polri; jajaran kepala satuan kerja perangkat daerah (SKPD) Kabupaten Tanah Laut dan Provinsi Kalimantan Selatan; camat; kepala desa se-Kecamatan Jorong; tokoh agama; pengusaha; perwakilan perusahaan; serta masyarakat setempat.
Melalui pelaksanaan TMMD ke-130, pembangunan infrastruktur di Desa Karang Rejo diharapkan semakin meningkat, akses masyarakat menjadi lebih mudah, dan kemanunggalan TNI dengan rakyat semakin kuat.
Editor: Rizki


