lenterakalimantan.com, PARINGIN – Program Kampung Iklim (Proklim) di Kabupaten Balangan terus dibina oleh Pemerintah melalui pembinaan yang dilakukan oleh Dinas Pertanahan dan Lingkungan Hidup (DPLH).
Kepala Bidang Pengelolaan Persampahan dan Kemitraan LH, Dessy Reyhanie mengatakan, tingkatan Proklim ada tiga yaitu Proklim Utama, Madya dan Pratama.
Adapun untuk tingkatan Pratama kampung yang baru saja melaksanakan kegiatan berkaitan dengan lingkungan, sedangkan Madya adalah tingkatan menengah, dan naik lagi menjadi Utama.
“Alhamdulillah Balangan ditahun 2020 salah satu desa di Kecamatan Awayan yaitu Desa Bihara sudah mendapatkan predikat Proklim Utama,” katanya, Senin (25/7).
Lanjut dia, ada delapan desa pada tahun 2021 mendapatkan predikat Madya. Sementara ditahun 2022 kembali mengusulkan untuk mendapatkan predikat Proklim Utama, dari delapan kampung yang diusulkan adalah Desa Sungai Batung, Balida, Murung Ilung, Bungin, Teluk Karya, dan Riwa.
“Dan alhamdulillah dari enam desa tadi yang dikonfirmasi ke KLHK, insya allah tanggal 8-12 Agustus akan diadakan verifikasi lapangan (verlab) ke empat desa, sementara 2 masih belum memenuhi ketentuan,” jelasnya.
Selain itu, empat desa yang akan diverifikasi lapangan menuju Proklim Utama tersebut yaitu Balida, Murung Ilung, Teluk Karya dan Bungin.
“Kami berharap saat tim nanti datang verifikasi lapangan seluruh data dan persyaratan, serta penunjang lainnya memenuhi sehingga berhasil meraih proklim predikat Utama,” harapnya.
Kami juga berupaya untuk mengoordinasikan kepada pihak-pihak perusahaan agar ikut andil membantu program dan kegiatan desa proklim ini melalui dana CSR.


