lenterakalimantan.com, MARTAPURA – Jamaah Haul Guru Sekumpul ke-18 seakan tak surut, setelah haul digelar di Kampung Keramat Martapura Rumah Paman Birin (Gubernur Kalsel) Malam Kamis tanggal 26 Januari 2023 lalu. Kini Haul di Musholla Ar-Raudhah Komplek Makam Guru Sekumpul, Minggu (29/1/23) malam juga berlangsung padat.
Lautan jamaah yang hadir tak terbendung seakan kehadiran para jamaah ini mengurangi dahaga kerinduan terhadap Almarhum KH Zaini Abdul Ghani atau guru sekumpul Martapura.
Hal itu dianggap wajar pasalnya dalam tiga tahun terakhir lantaran covid-19 melanda negeri yang membuat haul ditiadakan untuk umum.
Dari catatan kepolisian Jumlah jemaah yang menghadiri haul ke-18 Abah Guru Sekumpul, Minggu (29/1), diperkirakan mencapai satu juta orang.
Perkiraan tersebut disimpulkan oleh Kapolres Banjar, AKBP M Ifan Hariyat, ketika pemantauan arus balik jemaah.
“Terhitung hingga pukul 18.00 tadi jamaah yang hadir sekitar satu juta orang. Itu cuma perkiraan,” papar Ifan Hariyat.

Perkiraan tersebut berdasarkan zona yang ditempati jamaah. Diantaranya Jalan Ahmad Yani Kilometer 36 di perbatasan Martapura-Banjarbaru.
Sedangkan di Martapura, jemaah sampai di depan Kantor Unit Laka Satlantas Polres Banjar di Jalan Ahmad Yani Kilometer 39.
Kemudian jemaah juga menempati antara Jalan Ahmad yani Simpang Empat Lampu Merah Sekumpul dengan Mushola Ar-Raudhah Sekumpul sepanjang sekitar 900 meter.
Belum lagi jemaah yang menempati di Jalan Menteri Empat, Jalan Tanjung Rema, Jalan Pendidikan, Qmal, hingga gang-gang kecil.
Kemudian Jamaah sampai di Bundaran Banjarbaru. Sedangkan di Martapura sampai ke Alun-Alun Ratu Zalecha.
Adapun haul Syekh KH Muhammad Zaini bin Abdul Ghani itu dimulai selepas salat magrib. Diawali pembacaan Maulid Habsyi yang dipimpin langsung dua putra Guru Sekumpul, H Muhammad Hafi Al-Badali dan H Muhammad Amin Badali.
Kemudian pembacaan tahlil dipimpin Tuan Guru Mua’as, sedangkan doa dibacakan Tuan Guru Masdar.
Tidak terdapat pembacaan manaqib (biografi) maupun tausiyah agama. Acara haul ditutup dengan shalat isya berjamaah yang diimami Tuan Guru Sa’duddin Salman.


