lenterakalimantan.com, BANJARMASIN – Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan kembali musnahkan barang bukti narkotika jenis sabu, di aula Mathilda Polda Kalsel, Senin (20/2/2023) pagi.
Acara pemusnahan yang dipimpin langsung Kapolda Kalsel, Irjen Pol Andi Rian R Djajadi, dihadiri Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor, Ketua DPRD Kalsel, Supian HK, serta tamu undangan lainnya.
Dikatakan Kapolda Kalsel, barang bukti yang dimusnahkan kali ini merupakan hasil pengungkapan kasus jaringan Internasional.
“Ada 35 paket sabu dengan berat bersih kurang lebih sebanyak 35 Kg yang akan dimusnahkan,” ungkapnya.
Menurut orang nomor satu dilingkungan Polda Kaldel ini, untuk barang haram tersebut, dikirim dari kawasan Jawa Timur menggunakan mobil box warna hijau KH 8450 LN, kemudian menyeberang ke daerah Kalsel.
Kapolda juga memaparkan, untuk modus yang digunakan hampir sama seperti biasanya, yaitu dengan cara melalukan pengiriman bersamaan dengan makanan ringan sebagai kedoknya.
“Jadi mereka menggunakan makanan ringan (snack) untuk menutupi pengiriman barang haram tersebut,”katanya
Lanjutnya lagi, untuk memutus mata rantai penyebaran barang haram tersebut, dengan mencari cara menghilangkan keinginan para konsumen membeli barang haram tersebut.
Dengan dimusnahkannya barang bukti tersebut, Kapolda membeberkan, pihaknya berhasil menyelamatkan kurang lebih sebanyak 175 jiwa manusia, dari bahaya narkotika.
Pada kesempatan ini, Kapolda Kalsel juga mengimbau, agar masyarakat bisa bersama-sama melakukan pengawasan, pencegahan, sekaligus menginformasikan kepada pihak kepolisian, apabila menemukan transaksi barang haram tersebut.
Sementara itu, Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor mengapresiasi kinerja seluruh jajaran Polda Kalsel, dalam memberantas peredaran narkotika di daerah Kalsel.
Lebih lanjut, pria yang kerap disapa Paman Birin itu mengatakan, ini meruapak bukti kinerja dari jajaran Polda Kalsel dalam menyelamatkan anak bangsa yang ada di Kalsel dari pengaruh bahaya narkotika. Kendati demikian, Paman Birin juga mengingatkan, agar lebih menguatkan lagi pergerakannya dalam memberantas narkotika.
“Hari ini kita menang, tapi belum bisa dikatakan menang sepenuhnya, karena beum bisa menyelesaikan persoalan terbesarnya,” kata Paman Birin.
“Kita harap lebih dipertajam lagi kerja sama semua pihak, karena tidak mungkin kalau hanya penegak hukum tanpa semua pihak yang berperan dalam memberantas
peredaran narkoba,”jelasnya.
Sedangkan untuk pemusnahan sabu tersebut dilakukan dengan cara diblender, yang mana sabu dicampur dengan air dan masukan kedalam blender bersamaan dengan detergen, setelah diputar kemudian larutannya dibuang ke saptytank toilet.


