Lenterakalimantan.com, MARTAPURA – Insiden nahas dialami satu keluarga yang menumpangi perahu bermesin atau kelotok tenggelam di perairan Sungai Barito, Kecamatan Aluh-aluh, Kabupaten Banjar pada Senin (20/2/2023) sore.
Dalam insiden itu, diduga terjadi karena perahu tersebut mengalami mati mesin dan terombang-ambing diperairan hingga perahu tersebut pun tenggelam. Imbasnya, satu penumpang dinyatakan hilang tenggelam dan empat penumpang lainnya berhasil selamat.
Atas informasi itu, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banjarmasin, Al Amrad pun membenarkan adanya peristiwa ini. Pihaknya pun telah mengerahkan tim ke lokasi untuk melakukan pencarian korban yang masih belum ditemukan.
“Sore tadi kami mendapatkan informasi tersebut dan langsung memberangkatkan tim berjumlah lima orang ke lokasi guna melakukan pencarian dengan menggunakan armada RIB berangkat dari dermaga SAR Basirih,” ujarnya dalam keterangan tertulis.
Penumpang yang selamat pun memberikan kesaksian, kala itu mereka tengah mencari ikan di perairan Aluh-aluh. Saat beranjak pulang menuju kediaman mereka, perahu yang digunakan para korban mengalami mati mesin.
Lebih lanjut, saat mengalami mati mesin itulah, perahu sempat terombang-ambing oleh ombak hingga akhirnya tenggelam.
Kendati demikian, para penumpang perahu sempat berenang ke tepian sungai, sesaat setelah perahu bermesin mulai tenggelam. Sayangnya, saat tiba di tepian, hanya empat orang yang berhasil selamat, sedangkan satu orang korban lainnya diduga kuat tenggelam.
Sementara itu, dari data yang dihimpun Kantor Pencarian dan Pertolongan Banjarmasin korban selamat meliputi berinisial MJ (40), DN (70), F (60), dan ZA (10). Sementara, korban hilang berinisial J (35). Para korban merupakan warga Simpang Warga Dalam RT 03, Kecamatan Aluh-Aluh.
“Semoga satu orang korban J (35) dapat segera kita temukan dalam keadaan selamat,” tutupnya.


