lenterakalimantan.com, PALANGKARAYA – Musibah kebakaran melanda Desa Flamboyan Bawah menghanguskan sebanyak 36 bangunan.
Api yang melahap pemukiman padat penduduk ini dapat dipadamkan selama 2 jam berkobar.
Sulitnya akses menjadi tantangan tersendiri bagi petugas dan relawan pemadam kebakaran dalam menjinakkan api.
Dari dampak kebakaran tersebut penduduk harus kehilangan tempat tinggal, mushalla dan lainnya. Masyarakat berbondong-bondong membantu menyalurkan bantuan baik sandang maupun pangan ke dapur umum. Baik secara pribadi maupun kelompok yang peduli dengan warga terdampak.
Mendengar banyaknya warga yang terdampak pada kejadian tragis tersebut, Paskhas Geriliya Banjarmasin dengan sigap menyalurkan bantuan kepada warga yang terdampak dalam kejadian kebakaran tersebut.
Walaupun beda Provinsi Paskhas melakukan giat ini sebagai rasa empati dan prihatin kepada sesama.
“Mereka juga saudara-saudara kita,” ucap Didik Bintoro Ketua Paskhas kepada lenterakalimantan.com yang berangkat dari Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Sabtu pagi (5/8/2023).
Paskhas mengirim 5 personil yang dipimpin langsung oleh Didik Bintoro untuk menyalurkan pakaian layak pakai (PLP) dan sembako yang dihimpun dari Donatur dan Dermawan oleh Relawan Pasukan Geriliya.

“Semoga bantuan ini dapat meringankan saudara kita yang terdampak, namun yang lebih penting adalah rasa empati dan kepedulian ini yang harus ditumbuhkan dikalangan generasi muda saat ini,“ tambahnya.
Dalam giat ini Danpaskhas didampingi personel lainnya yaitu dari Bendahara, Sekretariat, Divisi Diklat, Divisi Logistik dan Divisi pengabdian Masyarakat.
“Semoga Paskhas terus memberikan yang terbaik untuk masyarakat baik diwilayahnya maupun wilayah lain yang membutuhkan dan semoga apa yang paskhas salurkan memberikan manfaat bagi meraka yang terdampak,” paparnya.


