lenterakalimantan.com, PELAIHARI – Peredaran dan penyalahgunaan narkoba paling mudah mengancam kepada usia menginjak remaja.
Ancaman narkoba sangat mengerikan bagi pelajar di lingkungan tempat tinggal, lingkungan pergaulan maupun lingkungan sekolah.
Sebagai bentuk upaya pencegahan mengatasi bahaya narkoba dikalangan remaja, pihak Satresnarkoba Polres Tala dan Relawan Kampung Bebas Narkoba.
Menggelar penyuluhan di Posko Kampung Bebas Narkoba terkait nama dan jenis-jenis barang-barang haram tersebut, serta dampak penyalahgunaan narkoba dan ancaman hukuman bagi pengedar dan pengguna narkoba.
Penyuluhan ini diikuti puluhan pelajar SMKN 1 Pelaihari, bertempat ruang edukasi Posko Kampung Bebas Narkoba Jalan Ambawang, Kelurahan Sarang Halang, Kabupaten Tanah Laut. Selasa (15/8/2023).
Penyuluh narkoba dari Relawan Kampung Bebas Narkoba Airlangga menerangkan, bahwa pengguna narkoba akan berdampak sangat luar biasa dalam kehidupan remaja baik di masa sekarang maupun masa depan.
“Kita adakan edukasi kepada pelajar SMKN 1 Pelaihari, karena di usia remaja seperti ini biasanya sedang mencari jati diri, biasanya dibarengi dengan rasa penasaran yang tinggi diawali coba-coba ingin tahu merasakan apa itu narkoba dan minuman keras,” katanya.
Menurut Angga sapannya, dari pihak Satresnarkoba Polres Tala dalam kegiatan edukasi bahaya narkoba memberikan pemaparan jenis-jenis narkoba, seperti ganja, sabu, heroin, ekstasi, obat-obatan terlarang dan minuman keras.
Di tempat yang sama Ani, guru bimbingan penyuluhan (BP) SMKN 1 Pelaihari menyambut baik dengan adanya kegiatan penyuluhan bahaya narkoba. Di mana pelajar di SMKN 1 Pelaihari nantinya tidak ada hal yang tidak diinginkan.
“Pihak kami pernah kecolongan, kalau pelajar itu tahu jenis dan bahaya narkoba tentunya akan menjauhi itu narkoba,” ujarnya.
Ani, tidak menginginkan pelajar SMKN 1 Pelaihari yang mencoba hal yang dilarang menggunakan narkoba, di mana kalau nanti tertangkap akan merusak masa depannya.
“Kebanyakan anak-anak di SMKN 1 Pelaihari merokok konvensional dan ada juga jenis rokok vaping elektrik, biasanya kan narkoba berawal dari situ dan sangat rentan sekali,” katanya.
Menurutnya, pihak sekolah sudah ada kerjasama fokus memberikan penyuluhan pencegahan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba (P4GN).
“Dengan harapan masa depan anak-anak sekolah ini bagus di kemudian hari, dan wawasannya sekarang bertambah dengan adanya edukasi bahaya narkoba di Kampung Bebas Narkoba,” pungkasnya.


