lenterakalimantan.com, BANTUL – Sebuah rumah sederhana dengan sebagian tembok batu bata dan sebagian masih memakai anyaman bambu, tidak ada kamar atau dapur, bahkan MCK pun tidak ada.
Namun dengan kegiatan TMMD, rumah tersebut bakal direhab. Sontak Ibu Sukidi (48) masih tidak percaya kalau rumahnya dijadikan sasaran program TMMD Reguler Ke 119.
Pagi itu Dansatgas TMMD Letkol Inf Arif Hermad meninjau langsung rumah Ibu Sukidi yang beralamat di Tangkil, Muntuk, Dlingo.
Tatapan mata perwira berpangkat Letkol itu menelisik ke seluruh isi rumah. Dilihatnya kondisi rumah yang hanya beralaskan tanah, di sebuah tempat tidur tanpa kasur tampak seorang anak sedang tidur pulas tanpa tau bahwa sedang banyak pejabat dari TNI dan Kelurahan yang sedang di rumahnya.
“Itu anak saya pak, sudah lama tidak mau sekolah, padahal saya sudah sering menasehati dan membujuk agar mau sekolah lagi” ucap Ibu Sukidi
Dansatgas TMMD dengan serius menyimak penjelasan dari Ibu Sukidi dan Pak Lurah yang mendampinginya melihat kondisi rumah yang setiap hari digunakan untuk berteduh dari panasnya terik matahari dan derasnya air hujan saat musim dingin.
Dansatgas menghampiri Ibu Sukidi, “Ibuk nanti kami Satgas TMMD bersama masyarakat di sekitar sini akan merehab rumah Ibuk, supaya layak huni, memiliki dapur, MCK serta nyaman untuk ditempati”.
Sambil berkaca kaca Bu Sukidi menyalami Dansatgas “Terima Kasih pak, saya itu juga pengen memperbaiki rumah saya, namun apa daya pak, Suami hanya buruh serabutan, bisa makan saja saya sudah alhamdulilah. Tetangga juga banyak yang bilang kalau rumah saya sudah tidak layak, tapi bagaimana lagi saya uang gak ada,” Jelasnya penuh haru.
Salah satu tetangga Ibu Sukidi yang juga berada di lokasi saat Dansatgas meninjau rumah yang tampak lain dengan tetangganya itu sedikit bercerita bahwa mereka juga prihatin namun apa daya kami juga tidak mampu berbuat banyak, karena ekonomi juga sedang sulit, kalau untuk masalah tenaga kami siap membantu.


