lenterakalimantan.com, PARINGIN – Untuk mengendalikan inflasi, Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kabupaten Balangan, menargetkan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang diadakan 40 kali dalam setahun.
Salah satunya yang diadakan di Desa Sumber Rejeki Kecamatan Juai.
Menurut Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Balangan, Tuhalus dalam hal ini mengungkapkan, kegiatan gerakan pangan murah kali ini digelar serentak di seluruh Indonesia.
“Meskipun dalam pelaksanaannya, merupakan kegiatan yang serentak dilaksanakan, akan tetapi di Kabupaten Balangan Gerakan Pangan Murah (GPM) sudah 17 kali diadakan di 2024,” katanya, Selasa (2/4/2024).
Dalam hal ini, Tuhalus menargetkan untuk kegiatan yang dimaksud, bakal digelar sebanyak 40 kali dalam satu tahun di Kabupaten Balangan.
“Kegiatan ini mudah-mudahan bertambah lagi di 2024, saat anggaran perubahan. Di perubahan, kegiatan pangan murah ada 18 kali, dan kegiatan operasi pasar akan diadakan dan dianggarkan sebanyak 47 kali,” bebernya.
Seperti yang diutarakan Tuhalus bahwa, Balangan sampai saat ini masih dalam zona hijau atau aman, dalam pencegahan inflasi dan angka Indeks Perkembangan Harga (IPH) 1,6 di peringkat kedua setelah Kabupaten Barito Kuala.
“Kabupaten Balangan masih dalam zona aman dan peringkat kedua setelah Barito Kuala,” imbuhnya.
Dirinya juga menegaskan, keberhasilan dalam menekan inflasi tidak lepas dari kerjasama pemerintah daerah dengan masyarakat, sehingga segala macam bantuan yang diberikan, bisa tepat sasaran.
“Kegiatan digelar berkat kerjasama bersama TP PKK Kabupaten, Perum Bulog Cabang Hulu Sungai Tengah, PT. Wings Food, Dinas Perdagangan Kabupaten Balangan beserta pihak terkat lainnya.
Tuhalus juga mengungkapkan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang sudah berkontribusi dalam terselenggaranya Gerakan Pangan Murah (GPM) serentak ini.
Dikesempatan itu, kegiatan GPM dibuka langsung oleh Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Balangan, dihadiri Kapolsek Juai, Danramil Juai, Sekcam Juai, TP PKK Balangan, Kabid Ketahanan Pangan, beserta pihak terkait lainnya.


