lenterakalimantan.com, MARABAHAN – Yayasan Hasnur Center gelar International Conference on Current Research In Education (ICO-CRE) 2024 yang berlangsung di Auditorium Nurhayati Building, Global Islamic Boarding School (GIBS), Senin (24/6/2024).
Konferensi Internasional tersebut mengusung tema “The Role of Educational Technology and Artificial Intelligence (AI) to Support Future Learning” yang bertujuan untuk mengeksplorasi peran teknologi dan AI dalam mendukung pembelajaran masa depan.
Direktur Program Development Yayasan Hasnur Centre sekaligus Conference Chairman ICO-CRE 2024, Prof. Sutarto Hadi menerangkan konferensi ini merupakan platform untuk bertukar ide.
“Konferensi ini merupakan platform untuk bertukar ide, berdiskusi tentang penelitian, dan mengidentifikasi solusi inovatif guna menghadapi tantangan global saat ini, terutama di bidang pendidikan. Penting sekali kesiapan kita dalam menghadapi perkembangan teknologi informasi dan komunikasi, termasuk kemunculan AI, yang berpotensi mengubah cara kita belajar dan mengajar,” terangnya.
Profesor Sutarto juga mengungkapkan pada konferensi ini pihaknya mengundang dua orang pembicara dari luar Negeri.
“Konferensi berskala internasional ini menghadirkan beberapa pembicara terkemuka, antara lain CEO Algebrakit Mr. Martijn Slob, M. Sc., CEO NOVO Language Mr. Martijn Enter, M. Sc. yang berasal dari Belanda, Kepala Sekretariat Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi Dr. Ir. Didi Rustam, S. Si., M.T.I, IPU, ” ungkapnya.
Yayasan Hasnur Centre (YHC) merupakan organisasi yang berfokus pada pengembangan pendidikan, sosial, dan budaya di Kalimantan Selatan. Dengan visi untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia, Yayasan Hasnur Centre terus berinovasi dan berkontribusi melalui berbagai program dan inisiatif.


