lenterakalimantan.com, BANJARMASIN – Ahmad Ali Yusran (23) warga Desa Panyipatan, Kecamatan Panyipatan, Kabupaten Tanah Laut (Tala) diduga tenggelam di Sungai Martapura, Siring 0 KM Banjarmasin.
Kejadian diduga tenggelamnya mahasiswa Poliban Banjarmasin itu sekitar pukul 22.20 Wita, Rabu (26/6/2024), sekitar pukul 22.20
Sebelumnya tersebar rekaman CCTV yang beredar di media sosial, terpantau seorang pria berjalan mendekati pinggir sungai, tidak lama kemudian terlihat tercebur ke sungai.
Terlihat dari monitor CCTV, suasana di siring pada waktu itu sepi tidak ada orang. Cukup lama kemudian ada dua orang terlihat lewat di lokasi, namun terlihat tidak mengetahui kalau ada orang tercebur ke sungai.
Kepala Desa Panyipatan Muhammad Yusri saat di hubungi membenarkan bahwa korban tenggelam di sungai merupakan warga desanya yang sedang kuliah di Poliban Banjarmasin.
“Iya korban tinggal bersama neneknya di Banjarmasin, setiap libur kuliah ada saja pulang ke Panyipatan, Tanah Laut,” katanya.
Ia menambahkan, setelah mendengar kabar orang tuanya korban langsung berangkat ke Banjarmasin.
“Orang tuanya sudah di Banjarmasin, sampai ini korban masih dalam pencarian, nanti kalau sudah ketemu akan dimakamkan di Panyipatan,” pungkasnya.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Banjarmasin I Putu Sudayana, dalam keterangan diterima media ini, menyampaikan kronologi kejadian, awalnya korban ke rekannya mengatakan akan mencuci tangan di Sungai Martapura, Siring 0 km Banjarmasin.
Ia menambahkan, tapi setelah ditunggu korban tidak kunjung juga kembali. Lantas teman korban mencoba mendatangi tapi sudah tidak ada tanda-tanda ada korban terlihat.
Selanjutnya saksi melapor ke masyarakat dan diteruskan ke Kantor Pencarian dan Pertolongan Banjarmasin.
“Setelah menerima laporan kami langsung menurunkan 1 tim untuk melakukan pencarian ke lokasi,” katanya.
Tim SAR Gabungan sedang melakukan proses pencarian terhadap korban akan mengoptimalkan pencarian dan semoga korban segera ditemukan.


