lenterakalimantan.com, MARABAHAN – Mahasiswa Universitas Lambung Mangkurat (ULM) mengadakan kegiatan edukasi lingkungan dengan mengajarkan cara membuat penyaring air sederhana kepada siswa di Desa Tamban Sari Baru, Barito Kuala (8/8/25)
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya penggunaan air bersih, terutama di daerah yang dikelilingi oleh sungai dan rawa.
Raja, salah satu mahasiswa yang menjadi ketua pelaksana, menjelaskan bahwa belajar membuat penyaring air sangat relevan dengan kondisi geografis desa.
“Belajar penyaring air penting untuk dipelajari, karena Desa Tamban Sari Baru merupakan desa yang dipenuhi sungai dan rawa-rawa. Sungai yang berada di sekitar pemukiman biasanya digunakan warga untuk mandi, cuci tangan, cuci baju, hingga cuci piring,” ungkapnya.
Ia juga menekankan bahaya konsumsi air sungai secara langsung tanpa proses penyaringan.
“Air sungai jika dikonsumsi mentah-mentah akan menimbulkan penyakit, sehingga penting bagi kita untuk memperhatikan kebersihan air agar tetap sehat,” tambahnya
Dalam praktiknya, warga diajarkan membuat penyaring air sederhana menggunakan bahan-bahan alami seperti pasir, arang, dan kerikil. Harapannya, metode ini dapat membantu masyarakat mengakses air yang lebih layak untuk kebutuhan sehari-hari.
Editor : CAN


