• Home
  • Berita
  • Daerah
    • KALIMANTAN SELATAN
      • Banjarmasin
      • Banjarbaru
      • Barito Kuala
      • Kabupaten Banjar
      • Balangan
      • Hulu Sungai Selatan
      • Hulu Sungai Tengah
      • Hulu Sungai Utara
      • Kotabaru
      • Tabalong
      • Tanah Bumbu
      • Tanah Laut
      • Sukamara
      • Tapin
    • KALIMANTAN TENGAH
      • Palangka Raya
      • Pulang Pisau
      • Seruyan
      • Murung Raya
      • Kotawaringin Timur
      • Barito Selatan
      • Kotawaringin Barat
      • Katingan
      • Kapuas
      • Gunung Mas
      • Barito Utara
      • Barito Timur
    • KALIMANTAN TIMUR
      • Samarinda
      • Bontang
      • Balikpapan
      • Penajam Paser Utara
      • Paser
      • Mahakam Ulu
      • Kutai Timur
      • Kutai Kartanegara
      • Kutai Barat
      • Berau
    • KALIMANTAN BARAT
      • Sambas
      • Mempawah
      • Sanggau
      • Ketapang
      • Sintang
      • Kapuas Hulu
      • Bengkayang
      • Landak
      • Sekadau
      • Melawi
      • Kayong Utara
      • Kubu Raya
      • Pontianak
      • Singkawang
    • KALIMANTAN UTARA
      • Bulungan
      • Nunukan
      • Malinau
      • Tarakan
      • Tana Tidung
  • Nasional
    • Internasional
  • Hukum & Peristiwa
  • Ekonomi
  • Politik
  • Olahraga
  • Wisata
  • Otomotif
  • Opini
  • Kesehatan
  • Mitra Lentera
Reading: Universitas Moestopo dan Kelurahan Pondok Labu Dorong Ekonomi Perempuan Berbasis Komunitas
Share
lenteraKalimantan.comlenteraKalimantan.com
Font ResizerAa
  • Berita
  • KALIMANTAN TENGAH
  • KALIMANTAN BARAT
  • KALIMANTAN TIMUR
  • KALIMANTAN UTARA
  • Hukum & Peristiwa
  • Ekonomi
  • Politik
  • Olahraga
  • Wisata
  • Otomotif
  • Kesehatan
  • Opini
Search
  • Home
  • Berita
  • Daerah
    • KALIMANTAN SELATAN
    • KALIMANTAN TENGAH
    • KALIMANTAN TIMUR
    • KALIMANTAN BARAT
    • KALIMANTAN UTARA
  • Nasional
    • Internasional
  • Hukum & Peristiwa
  • Ekonomi
  • Politik
  • Olahraga
  • Wisata
  • Otomotif
  • Opini
  • Kesehatan
  • Mitra Lentera
Follow US
Copyright © 2024 Lentera Kalimantan By LIMBO. All Rights Reserved.
Home Universitas Moestopo dan Kelurahan Pondok Labu Dorong Ekonomi Perempuan Berbasis Komunitas
ArtikelBeritaEkonomiKesehatanNasional

Universitas Moestopo dan Kelurahan Pondok Labu Dorong Ekonomi Perempuan Berbasis Komunitas

lenterakalimantan.com
lenterakalimantan.com
Share
5 Min Read
Universitas Moestopo dan Kelurahan Pondok Labu Dorong Ekonomi Perempuan Berbasis Komunitas 3
Universitas Moestopo dan Kelurahan Pondok Labu Dorong Ekonomi Perempuan Berbasis Komunitas 3
SHARE

lenterakalimantan.com, JAKARTA – Program Pascasarjana Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama) menggandeng Kelurahan Pondok Labu, Jakarta Selatan, dalam kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) bertajuk “Ekonomi Kreatif Berbasis Komunitas dan Pemberdayaan Ekonomi Perempuan.” Kegiatan ini menjadi salah satu manifestasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang mengedepankan kolaborasi antara akademisi dan komunitas lokal untuk mendorong perubahan sosial dan ekonomi secara berkelanjutan.

Dalam sambutannya, Rektor Universitas Moestopo, Dr. H. Muhamad Saifulloh, M.Si., menegaskan bahwa perguruan tinggi harus hadir sebagai agen perubahan yang konkret di tengah masyarakat. “Melalui kegiatan ini, kami ingin membuka ruang partisipasi aktif bagi perempuan dan komunitas lokal untuk mengembangkan potensi ekonomi berbasis aset yang mereka miliki,” ujarnya.

Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari program serupa yang sebelumnya sukses dijalankan di kawasan Kuningan Barat pasca pandemi COVID-19. Saat itu, Universitas Moestopo mendampingi pelaku UMKM untuk beradaptasi dengan ekosistem digital guna mempermudah transaksi dan memperluas akses pasar mereka di era ekonomi digital.

Optimisme serupa juga ditanamkan di Kelurahan Pondok Labu. Lurah Pondok Labu, Nachnoer Vemier Atom Arss, S.Si., MAP, menyatakan antusiasmenya atas kolaborasi ini. “Kami memiliki lebih dari 26 ribu warga prasejahtera dari total 58 ribu penduduk. Kegiatan seperti ini sangat kami butuhkan, dan saya sebagai alumni Moestopo bangga kampus ini hadir kembali di tengah masyarakat,” ungkapnya.

Nachnoer juga menyebut program Jampreneur dari Pemprov DKI Jakarta sebagai sinergi potensial dengan kegiatan akademik. Ia berharap kegiatan ini tidak hanya menghasilkan pelatihan, tetapi juga menciptakan aplikasi atau platform digital untuk UMKM Pondok Labu.

Salah satu pendekatan utama dalam program ini adalah ABCD (Asset Based Community Driven) yang dipaparkan oleh Dr. T. Herry Rachmatsyah, M.Si. Pendekatan ini tidak dimulai dari identifikasi masalah, tetapi dari kekuatan dan potensi yang sudah ada di masyarakat.

“Pendekatan ABCD mendorong masyarakat, termasuk kelompok perempuan, untuk menjadi aktor pembangunan dengan mengidentifikasi dan mengelola aset mereka sendiri,” jelas Dr. Herry.

Pendekatan ABCD dijalankan melalui lima tahapan: Discovery (menemukan kekuatan), Dream (membangun mimpi), Design (merancang tindakan), Define (menggalang kekuatan), dan Destiny (memastikan pelaksanaan). Aset yang dimanfaatkan mencakup sumber daya manusia, alam, infrastruktur, serta jejaring sosial formal dan informal.

Peran penting perempuan dalam pengembangan ekonomi kreatif juga disoroti oleh Kaprodi Magister Ilmu Administrasi Publik, Dr. Harry Nenobais, M.Si, yang tidak hanya sebagai pelengkap, tetapi justru sebagai pusat penggerak. “Perempuan memiliki lima peran strategis dalam ekonomi kreatif, yaitu: sebagai penggerak dan pelaku UMKM, pelestari budaya dan kearifan lokal, inovator dan kreator, penggerak permintaan serta pemasaran, serta sebagai agen pemberdayaan ekonomi di tingkat keluarga dan komunitas,” papar Dr. Harry.

Sementara itu, Dr. Yunita Sari, M.Si., Kaprodi Magister Ilmu Komunikasi, memaparkan pentingnya komunikasi strategis dalam mendukung pemberdayaan perempuan.

Menurutnya, tantangan seperti keterbatasan lokasi pelatihan, biaya transportasi, dan minimnya motivasi harus dijawab dengan pendekatan komunikasi yang inklusif dan berbasis relasi personal.

“Pelatihan online, jadwal yang fleksibel, hingga melibatkan tokoh lokal sebagai role model adalah bentuk komunikasi partisipatif yang membumi,” jelasnya. Ia juga mendorong integrasi antara media digital dan tatap muka untuk menjangkau lebih banyak warga perempuan, serta mengedepankan forum-forum informal sebagai ruang diskusi dan kolaborasi.

Menambahkan perspektif manajerial, Dr. H. Jubery Marwan, M.M., Kaprodi Magister Manajemen, menguraikan lima strategi pemberdayaan ekonomi perempuan: pelatihan fleksibel dan digital, akses permodalan mikro tanpa agunan, mentoring oleh pelaku usaha perempuan, kolaborasi komunitas melalui pop-up market dan event kreatif, serta advokasi kebijakan lokal yang pro-gender.

“Pemberdayaan perempuan bukan hanya tentang pendapatan, tetapi tentang partisipasi, kualitas hidup, dan ketahanan sosial,” tegasnya.

Kegiatan ini ditutup dengan sesi diskusi yang dimoderatori oleh Dr. Franky, M.M., dan akan berlanjut ke program pelatihan intensif, pendampingan bisnis, serta potensi pengembangan platform digital untuk UMKM Pondok Labu.

Melalui kegiatan ini, Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama) sekali lagi menunjukkan peran aktifnya sebagai perguruan tinggi yang tak hanya mencetak lulusan, tetapi juga hadir sebagai penggerak transformasi sosial dan ekonomi berbasis komunitas.

Terpopuler

Pemkab Kotabaru
Pemkab Kotabaru Gelar Upacara Hardiknas 2026
KALIMANTAN SELATAN
Woow! Kopi Robusta Mangkara Dikembangkan di Tanah Laut
Berita
Hutan Galam Jadi Penambah Indahnya Panorama Alam Pantai JBG
Berita
Di Luar Areal Tambang, JBG Hijaukan DAS Tahura Seluas 3251 Hektar
Berita
Mehbob Menilai Kubu Muldoko Produksi Kebohongan Baru
Berita

You Might Also Like

Dorong Pemanfaatan Tanah Wakaf secara Produktif, Menteri Nusron dan Ketua DPP PUI Teken MoU

Hadiri Musrenbang Perdana di CLS, Wakil Bupati Tapin Tegaskan Komitmen Pembangunan Infrastruktur

KPU HST Gelar Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih Bagi Kelompok Marginal hingga Disabilitas

Kepala Dinas Sosial Tabalong Pimpin Apel Gabungan

Seumur Hidup Tidak Punya Sertipikat Tanah, Warga Kaki Gunung Salak Rasakan Kemudahan PTSL

Puluhan Juta Rupiah Disiapkan, Dinsos Tabalong Beri Pembekalan Calon Penerima Bantuan Rumah-Usaha

Penutupan Pekan Raya Tabalong 2025, Perputaran Uang Tembus Rp13 Miliar

Penurunan Stunting, PJ Bupati Tapin Ucapkan Terima Kasih Atas Perjuangan Nakes

Gubernur Bergerak Cepat Respon Laporan PJ Terkait Jalan Wanaraya

Bulan Ramadan, Paman Birin Ajak Terus Perbanyak Baca Al Qur’an sebagai Penolong di Hari Kiamat

TAGGED:Ekonomi Perempuan Berbasis KomunitasKelurahan Pondok Labupelatihan fleksibel dan digitalUniversitas Moestopo
Share This Article
Facebook X Flipboard Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print
Previous Article Praktik pembuatan alat penyaring air sederhana Mahasiswa ULM Ajarkan Pembuatan Penyaring Air Sederhana
Next Article Helikopter Helikopter Jadi Solusi Atasi Keterisolasian Mahulu Saat Bencana

Latest News

Semarak HUT ke-74 HSU, BRI Amuntai Tampilkan Camilan Tradisional
Semarak HUT ke-74 HSU, BRI Amuntai Tampilkan Camilan Tradisional
KALIMANTAN SELATAN Mei 4, 2026
35 Jamaah Haji Asal Kapuas Berangkat ke Embarkasi Banjarmasin
35 Jamaah Haji Asal Kapuas Berangkat ke Embarkasi Banjarmasin
KALIMANTAN TENGAH Mei 4, 2026
MilkLife Soccer Challenge Banjarmasin
MilkLife Soccer Challenge Banjarmasin Disambut Antusias, Jadi Momentum Pembinaan Sepak Bola Putri
Olahraga Mei 3, 2026
Video Viral, Oknum Komisioner KPU Tanah Bumbu Diduga Terpergok Istri, BM Klarifikasi: Hanya Rekan Aktivis
Berita Mei 3, 2026
lenteraKalimantan.comlenteraKalimantan.com
Follow US
© 2026 Lentera Kalimantan. All Rights Reserved. Designed by HCD
  • INFO REDAKSI
  • Contact Us
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • Kode Etik
  • SOP WARTAWAN
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?