lenterakalimantan.com, KUALA KAPUAS – Pj Bupati Kapuas, Erlin Hardi beserta Kepala Organisasi Pemerintah Daerah (OPD) hadiri perayaan Dharma Santi Nyepi tahun baru Sakka 1946 yang dilaksanakan Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kabupaten Kapuas.
Perayaan tersebut digelar di Wantilan Pura Jagatnatha, Kecamatan Basarang berlangusung penuh hidmat yang diisi sejumlah tari-tarian, pembacaan Wekda Wakya dan Dharmawacana.
Dalam sambutannya Pj Bupati Kapuas mengucapkan terima kasih kepada umat hindu yang berada di wilayah Kabupaten Kapaus khususnya Kecamatan Basarang yang sudah menjaga kedamaian dan ketentraman acara.
“Yang utama adalah bagaimana kita menjaga sebuah keharmonisan, kebahagiaan dan kedamaian. Karena semua kembali kepada hati kita dan ada tujuan yang ingin kita capai bersama, yaitu tercipta dan terjaganya keharmonisan antar sesama,” katanya, Selasa (23/4/24).
Dengan dilaksanakannya kegiatan ini Erlin Hardi berharap agar bisa dijadikan untuk meningkatkan keharmonisan dan keberagaman kehidfupan yang ada di wilayah Kabupaten Kapuas.
“Mari kita tetap menjaga kerukunan diwilayah kita ini, sehingga selalu terjaganya kedamaian dan kebersamaan antar umat beragama,” pungkasnya.
Disamping itu, Ketua PHDI Kalimantan Tengah, I Wayan Suata menjelaskan perayaan tersebut dapat dimaknai sebagai langkah menuju kebenaran agar tercapainya sebuah kedamaian yang dimana Dharma memiliki arti kebenaran sementara Santi berarti kesucian.
“Yang mana beberapa bulan terakhir ini penuh dengan kesucian dan telah kita lalui bersama sejumlah rangkaian peringatan Hari Raya Nyepi dan Galungan. Karena itu saya berpesan kepada seluruh Umat Hindu agar kita menjaga kedamaian ini secara bersama-sama,” jelas Ketua PHDI Kalteng.
Perlu diketahui secara seksama, Dharma Santi adalah sebuah pertemuan atau silaturahmi, saling memaafkan atas kesalahan yang pernah diperbuat dan tidak mengulangi perlakuan yang sama di kemudian hari.


