lenterakalimantan.com, PELAIHARI – Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Kelompok 5 tahun 2024 berhasil melaksanakan program sosialisasi dan pelatihan pembuatan Eco Enzyme di Desa Suka Ramah, Kecamatan Panyipatan, Kabupaten Tanah Laut saat melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN), Senin (5/8/2024).
Desa yang dikenal sebagai Kampung Hortikultura ini memiliki potensi besar dalam bidang pertanian, namun masih menghadapi tantangan dalam pengelolaan limbah organik.
Melihat potensi dan permasalahan yang ada, mahasiswa KKN ULM berinisiatif untuk memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya mengelola limbah organik menjadi produk yang bermanfaat.
Salah satu solusi yang ditawarkan adalah pembuatan Eco Enzyme, yakni cairan organik hasil fermentasi dari campuran buah-buahan, gula, dan air.
Eco Enzyme memiliki berbagai manfaat, mulai dari pupuk organik, pembersih alami, hingga bahan baku produk perawatan tubuh.
“Desa Suka Ramah memiliki kekayaan alam yang melimpah, namun pengelolaan limbah pertaniannya masih kurang optimal. Kami ingin mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan dengan memanfaatkan limbah organik menjadi produk yang bernilai tambah,” ujar Ramadaniar Gati Ageliya, Ketua Kelompok 5 KKN Ilmu Komunikasi ULM 2024.
Untuk mendukung keberhasilan program ini, mahasiswa KKN ULM menjalin kerjasama dengan Eco Enzyme Nusantara Banjarbaru.
Bukan tanpa alasan, lembaga ini memiliki pengalaman yang luas dalam pengembangan dan pemanfaatan Eco Enzyme.
Melalui kolaborasi ini, masyarakat Desa Suka Ramah mendapatkan materi pelatihan yang komprehensif dan praktik langsung dalam pembuatan Eco Enzyme.
Sosialisasi dan pelatihan pembuatan Eco Enzyme ini diikuti oleh perwakilan dari 4 dusun dan 16 RT di Desa Suka Ramah.
Antusiasme peserta sangat tinggi, terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan terkait proses pembuatan, manfaat, dan potensi pengembangan Eco Enzyme.
Mahasiswa KKN ULM berharap program sosialisasi dan pelatihan pembuatan Eco Enzyme dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat Desa Suka Ramah.
“Diharapkan masyarakat dapat secara mandiri memproduksi Eco Enzyme dan memanfaatkannya untuk
berbagai keperluan. Selain itu, program ini juga diharapkan dapat menginspirasi desa-desa
lain untuk melakukan pengelolaan limbah organik yang lebih baik,” tandasnya.


