lenterakalimantan.com, TANJUNG – Perkumpulan Pusaka kembali meluncurkan logo Tabalong Ethnic Festival (TEF) Reborn di Aula Pendopo Bersinar, Pembataan Kecamatan Murung Pudak, pada Jumat (30/8/2024) malam.
Launchingnya logo TEF Reborn ini kembali untuk membangkitkan kekayaan budaya yang ada di kabupaten yang berjuluk ‘Bumi Saraba Kawa’. Sebelumnya TEF Reborn ini terakhir eksis pada tahun 2017 lalu. Hingga kini meraka kembali hadir.
“Launchingnya logo ini menjadi simbol bangkitnya kekayaan budaya lokal yang ada di Tabalong,” ungkap Pj Bupati Tabalong, Hj Hamida Munawarah yang diwakili oleh Kadisporapar Tabalong, Abdul Halim.
Direncanakan TEF Reborn ini akan digelar pada bulan November 2024. Untuk itu kata Halim adanya kegiatan ini guna memperkenalkan budaya Tabalong dengan lebih luas.
“Ini mungkin untuk mempromosikan budaya tabalong ke luar,” ucapnya.
Di samping itu jelas Halim meski nantinya jadwal gelaran TEF akan berbarengan dengan Nan Sarunai Festival, pihaknya memastikan akan tetap mendukung penuh kegiatan yang sudah lama vakum ini.
“Di bulan november kegiatan ini, kami akan dukung penuh juga nantinya,” katanya.
Sementara itu Ketua Perkumpulan Pusaka, Firman Yusi ditempat terpisah melalui layar videotron berharap kembalinya kegiatan TEF di bulan November dapat berjalan dengan lancar.
“Mudah-mudahan apa yang akan dilaksanakan di bulan November nantinya akan berjalan dengan baik dan hadirnya kembali TEF bisa membawa dampak baik bagi masyarakat Tabalong,” harapnya.
Diketahui, tanggal pelaksanaan TEF Reborn bakal kembali digelar pada 2 November 2024.


