lenterakalimantan.com, RANTAU – Dalam upaya meningkatkan kampanye konsumsi ikan di masyarakat, terutama bagi anak-anak balita, digelar lomba masak serba ikan di Kabupaten Tapin. Kegiatan ini diharapkan dapat membantu pencegahan stunting di daerah tersebut.
Hal tersebut disampaikan oleh PJ Bupati Tapin, M. Syarifuddin, M.Pd., kepada awak media usai membuka lomba masak serba ikan yang diselenggarakan oleh Dinas Perikanan bekerja sama dengan TP PKK Tapin di Aula Sekretariat TP PKK, Senin (2/9/24).
Menurut M. Syarifuddin, stunting dapat terjadi sejak masa kehamilan hingga setelah melahirkan. Oleh karena itu, ibu hamil dan menyusui sangat disarankan untuk banyak mengonsumsi ikan. Begitu pula untuk anak balita, terutama yang berusia di bawah dua tahun, disarankan untuk mengonsumsi bubur yang mengandung protein tinggi, salah satunya dari ikan.
“Alhamdulillah, menu-menu yang ditampilkan oleh para peserta dalam lomba masak serba ikan kali ini sangat beragam. Setiap kecamatan menampilkan variasi masakan yang inovatif, menggabungkan buah, sayur, serta ikan. Aneka masakan ini tidak hanya lezat, tetapi juga menarik,” ujar Syarifuddin.
Inovasi dan kreativitas dalam menciptakan menu masakan diharapkan dapat menarik minat anak-anak untuk lebih sering makan ikan. “Terkadang anak-anak sulit makan jika disajikan menu yang monoton. Dengan variasi makanan yang menarik, diharapkan anak-anak akan lebih berselera untuk makan,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perikanan, H. Parianata, mengatakan bahwa lomba masak ini juga sebagai persiapan untuk mengikuti lomba serupa di tingkat provinsi pada tahun 2024. “Kegiatan ini rutin dilaksanakan, dan menu terbaik dari lomba ini akan mewakili Tapin di tingkat provinsi,” jelasnya.
“Mudah-mudahan Tapin bisa meraih juara di tingkat provinsi dan mewakili Kalsel di tingkat nasional,” harap Parianata.
Ia juga menambahkan bahwa peserta lomba diharuskan memanfaatkan ikan lokal yang dikreasikan dengan buah dan sayur untuk menciptakan menu makanan yang bergizi, baik untuk anak-anak maupun keluarga.
“Lomba ini memerlukan inovasi dan terobosan baru dalam menciptakan menu keluarga, kudapan, serta menu balita. Diharapkan melalui sosialisasi gemar makan ikan ini, masyarakat dapat memahami pentingnya konsumsi ikan, sayur, dan buah-buahan untuk kesehatan keluarga serta kecerdasan anak-anak,” tandasnya.
Acara lomba ini dihadiri oleh para juri, yaitu PJ Ketua TP PKK, Masrupah, Ketua DWP, Hj. Mashuriyah, Chef Agus Sasirangan, serta jajaran Dinas Perikanan Kabupaten Tapin.


